Kronologi

Bencana Alam di Tengah Pandemi Covid-19

Sejak diumumkannya kasus positif Covid-19 pertama pada tanggal 2 Maret 2020, Indonesia masih terus berjibaku mengatasinya hingga saat ini. Di tengah kerja keras menangani wabah Covid-19 ini, berbagai bencana alam datang menambah kepiluan.

KOMPAS/AGUS SUSANTO

Penyintas gempa bumi membawa bantuan melewati longsoran tanah di Desa Kabiraan, Keamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (20/1/2021). Masih banyak penyintas yang terisolir di desa-desa dataran tinggi Ulumanda dan Malunda, Majene, Sulawesi Barat. Longsor menyebabkan akses ke wilayah ini sulit ditembus kendaraan roda empat. Kecamatan Ulumanda dan Kecamatan Malunda termasuk yang terdampak parah gempa dengan magnitudo 6,2 pada 15 Januari 2021.

 

Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup berat bagi Indonesia bahkan dunia. Pandemi Covid-19 yang merebak sejak Maret 2020 di Indonesia belum juga menemui tanda-tanda akan berakhir.

Di tengah penanganan wabah ini, Indonesia harus pula menghadapi berbagai macam bencana alam yang menambah kepiluan. Mulai dari banjir, tanah longsor, erupsi gunung berapi, gempa bumi hingga angin puting beliung. Penanganan bencana-bencana ini pun tak pelak membutuhkan kerja ekstra karena harus dilakukan dengan tetap menomorsatukan protokol kesehatan ketat, guna menekan penyebaran virus Covid-19.

Terhitung sejak 2 Maret 2020, bencana yang paling banyak menimpa Indonesia adalah banjir dan tanah longsor. Banjir tersebar cukup merata di seluruh pulau di Indonesia.

Seperti pada 17 Juni 2020 banjir besar terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang menggenang dan meluas cukup lama di beberapa kecamatan. Di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, banjir bandang juga memakan banyak korban jiwa. Di Pulau Jawa, banjir setinggi 6 meter menerjang Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di bulan September 2020.

Penderitaan juga dirasakan warga Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat. Mereka harus tidur di tenda-tenda darurat di kala hujan dan gelap gulita tanpa listrik setelah gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang daerah itu.

Berada di tempat-tempat pengungsian dikala pandemi Covid-19 ini adalah hal yang sangat berat dijalani. Penyebaran virus menjadi lebih rentan terjadi karena penerapan protokol kesehatan sedikit sulit untuk diterapkan.

Banjir dan Tanah Longsor


2 Maret 2020

Sekitar 1.700 warga Kelurahan Wosi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Wosi. Banjir terjadi di perumahan Lembah Hijau, Kampung Tanimbar, dan Maduraja dengan ketinggian air berkisar 30-70 sentimeter.

2 Maret 2020

Tujuh kecamatan (Telukjambe Barat, Rengasdengklok, Karawang Barat, Cibuaya, Pakisjaya, Batujaya, dan Tirtajaya) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tergenang banjir. Ketinggian air berkisar antara 10-70 sentimeter.

20 Maret 2020

Banjir setinggi 2 meter melanda Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Jabar menyebutkan bahwa banjir merendam 10.283 rumah, 92 tempat ibadah, dan 51 sekolah. Lebih dari 42.000 jiwa terdampak, dengan pengungsi mencapai 405 orang.

5 April 2020

Bencana banjir dan longsor melanda Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, yang mengakibatkan 3 korban jiwa dan memaksa ratusan orang orang mengungsi ke tempat yang aman. Kecamatan yang terdampak longsor antara lain Sangalla Utara, Saluputti, Makale Utara, Rembon, Masanda, Sangalla Selatan, dan Rantetayo.

13 Mei 2020

Tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang Kampung Curug dan Kampung Suruduk, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, 13 rumah warga di kedua kampung tersebut hilang dan rusak serta menewaskan seorang warga.

17 Juni 2020

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Selain merendam ratusan rumah dan belasan desa, banjir juga merendam dan memutus akses jalur Trans-Sulawesi. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara mengeluarkan status tanggap darurat bencana untuk enam kecamatan, yaitu Andowia, Asera, Langgikima, Oheo, Landawe, dan Wiwirano. Tanggap darurat dimulai pada 17 Juni hingga 30 Juni 2020.

10 Juli 2020

Banjir di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, terus meluas seiring hujan yang terus turun. Sebanyak 3.741 jiwa terdampak di enam kecamatan di wilayah itu. Ketinggian air terus naik  hingga mencapai 2 meter di Kecamatan Pondidaha.

Jumarlin (54) dan anaknya memakai potongan gabus melintasi banjir untuk keluar ke jalan raya di Desa Rumbia, Bondoala, Konawe, Sulawesi Tenggara (18/7/2020). Banjir merendam dua wilayah di Sulawesi Tenggara, yaitu Konawe dan Konawe Utara, seiring curah hujan yang terus tinggi. Kerusakan lingkungan akibat pertambangan dan perkebunan skala besar membuat daya dukung lingkungan semakin kurang. (KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS)

13 Juli 2020

Banjir bandang menyapu ribuan rumah di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Hingga 20 Juli 2020, ribuan warga dievakuasi, lebih dari 60 orang hilang, dan 38 warga ditemukan meninggal. Banjir ini dipicu hujan deras yang menyebabkan Sungai Radda, Masamba, Rongkong, dan Meli meluap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara menyebutkan ada enam kecamatan terdampak yakni Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.

16 Juli 2020

Banjir dan longsor terjadi di Kota Sorong, Papua Barat. Hingga 18 Juli 2020, dilaporkan 5 warga meninggal dan empat lainnya terluka. Hujan deras disertai petir yang terjadi pukul 17.00-21.00 WIT menyebabkan air meluap dari Kali Remu dan saluran drainase. Banjir melanda lima dari 10 distrik atau kecamatan di Sorong. Distrik yang terkena dampak terparah ialah Sorong Timur dan Sorong Utara. Ketinggian air mencapai 120 sentimeter.

28 Juli 2020

Hujan deras memicu banjir dan longsor di tiga kabupaten di kawasan pegunungan tengah Papua, yakni Mimika, Deiyai, dan Paniai. Bencana itu membuat 289 keluarga mengungsi dan memutus jalan Trans-Papua dari Nabire ke Deiyai hingga Mimika.

4 Agustus 2020

Banjir dan longsor terjadi wilayah Kabupaten Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung hingga memutus jalur lintas barat Sumatera. Banjir yang dipicu jebolnya tanggul Way Kerap itu juga merusak 350 rumah di tujuh desa. Ketujuh desa itu adalah Desa Way Kerap, Sedayu, Pardawaras, Bangun Rejo, Kaca Pura, Sukaraja, dan Karang Rejo. Dampak terparah dialami Desa Way Kerap karena lokasinya berada paling dekat dengan tanggul yang jebol.

21 September 2020

Hujan deras di kawasan Sukabumi menyebabkan sungai Citatih di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa, meluap dan merendam Desa Cisaat, Desa Pasawahan, Kelurahan Cicurug, Desa Mekarsari, dan Desa Bangbayang. Ketinggian air yang mencapai 6 meter ini merendam setidaknya 85 rumah. Sebanyak 12 rumah dan beberapa kendaraan hanyut terbawa arus.

12 Oktober 2020

Banjir bandang melanda 20 desa di 3 Kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ketiga kecamatan itu adalah Kecamatan Pameungpeuk, Cikalet, dan Cibalong. Lebih dari 9.000 warga terdampak banjir, sekitar 600 di antaranya terpaksa mengungsi. Banjir merendam lebih kurang 2.180 rumah, 25 tempat ibadah, 10 fasilitas kesehatan, dan 12 fasilitas pendidikan. Sebanyak 12 ruas jalan penghubung, terutama di daerah selatan Garut hingga Kecamatan Pameungpeuk, juga rusak.

13 Desember 2020

Banjir terjadi di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Banjir di Kabupaten Sukoharjo terjadi di tiga kecamatan, yakni Polokarto, Mojolaban, dan Grogol. Total terdapat 14 desa yang terdampak banjir. Di Kota Solo, banjir terjadi di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres. Berdasarkan data sukarelawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Kelurahan Sewu, banjir berdampak terhadap 219 warga di empat RT.

14 Desember 2020

Banjir melanda Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akibat dari hujan yang terus mengguyur dan jebolnya tanggul Kali Lemong. Berdasarkan data BPBD Gresik, banjir meluas dari 23 desa di Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang ke Kecamatan Cerme. Total terdapat 32 desa yang terendam banjir.

14 Desember 2020

Sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terendam banjir. Setidaknya 244 orang terpaksa mengungsi. Banjir diawali hujan lebat di beberapa kecamatan, seperti Sidareja, Kedungreja, Bantarsari, Majenang, Cipari, Gandrungmangu, Jeruklegi, dan Wanareja. Total warga terdampak mencapai 1.490 rumah tangga. Sebanyak 46 keluarga atau 138 jiwa di antaranya mengungsi ke rumah tetangga dan koramil setempat.

9 Januari 2021

Banjir dan tanah longsor melanda Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tebing setinggi 20 meter longsor dan menimpa permukiman warga. Longsor di Cihanjuang terjadi dua kali, yakni pada pukul 15.30 dan pukul 19.30. Akibatnya, lebih dari 30 rumah tertimbun. Hingga 20 Januari 2021, total terdapat 40 orang meninggal.

Personel Basarnas Bandung mengamati tebing bekas longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (17/1/2021). (KOMPAS/TATANG MULYANA SINAGA)

14 Januari 2021

Banjir setinggi hingga 1,5 meter akibat luapan Sungai Rambut merendam ribuan rumah warga delapan desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Banjir berkisar 1-1,5 meter merendam delapan desa di Kecamatan Warureja, Kedungbateng, dan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

14 Januari 2021

Sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan terkepung banjir akibat tingginya intensitas hujan. Berdasarkan rekapitulasi Dinas Sosial Kalsel, banjir terjadi di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan.

19 Januari 2021

Banjir bandang empat kali menerjang kawasan Gunung Mas, Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Setidaknya ada 134 keluarga dengan 474 jiwa yang terdampak bencana itu.

Erupsi Gunung Berapi


3 Maret 2020

Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah erupsi pada pukul 05.22. Kolom letusan mencapai 6.000 meter di atas puncak dengan semburan abu vulkanik terasa hingga 60 kilometer. Aktivitas penerbangan di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, sempat ditutup. Saat abu vulkanik dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari, warga justru kesulitan mendapatkan masker untuk menangkal dampak abu. Kondisi ini merupakan imbas dari wabah Covid-19.

27 Maret 2020

Gunung Merapi kembali erupsi pukul 10.56 WIB. Erupsi diikuti hujan abu, tetapi tak mengubah status Waspada dan radius bahaya gunung itu.

10 April 2020

Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan erupsi sebanyak 2 kali dan masih mengeluarkan letusan letusan kecil hingga beberapa hari setelahnya. Hingga 11 April 2020 periode pukul 06.00-12.00 WIB, teramati letusan dengan tinggi kolom asap 200-500 meter dari puncak. Selain hujan abu yang sampai ke Pulau Sebesi dan pesisir Kalianda, bau belerang yang menyengat juga tercium hingga ke Kota Kalianda, yang berjarak sekitar 50 kilometer dari gunung.

10 Agustus 2020

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengalami letusan yang relatif besar dengan tinggi kolom erupsi 5.000 meter di atas puncak. Kolom itu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan tenggara. Hingga 10 hari setelah letusan ini, Gunung Sinabung masing terus erupsi dan mengeluarkan abu vulkanis yang memapar hampir semua ladang warga di enam kecamatan, yakni Namanteran, Merdeka, Dolat Rayat, Simpang Empat, Berastagi, dan Kabanjahe.

5 November 2020

Status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meningkat dari Waspada ke Siaga. Sedikitnya 500 warga lereng Gunung Merapi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang mendata, warga yang mengungsi berasal dari Desa Ngargomulyo, Krinjing, dan Paten di Kecamatan Dukun. Semuanya masuk kategori sangat rawan terdampak erupsi karena berada dalam radius 5 kilometer dari puncak Merapi.

16 Januari 2021

Luncuran awan panas Gunung Semeru terjadi pada pukul 17.24 disertai hujan abu ke arah utara di sejumlah desa di kaki gunung di wilayah Lumajang, Jawa Timur. Awan panas terpantau dari sejumlah desa, tetapi jaraknya cukup jauh dengan permukiman. Desa itu ialah Curah Krobokan, Sumber Mujur, dan Kamar Krajan.

27 Januari 2021

Gunung Merapi masih terus mengeluarkan awan panas, tetapi jarak luncurnya masih dalam radius bahaya yang ditetapkan. Teramati terjadi awan panas 52 kali dengan amplitudo maksimal 77 milimeter, durasi maksimal 317 detik, dan estimasi jarak luncur maksimal 3.000 meter. Pasca-luncuran awan panas ini, lebih kurang 150 warga yang tinggal di sisi barat daya Merapi memutuskan mengungsi. Mereka dari Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Dusun itu sekitar 6 kilometer dari puncak.

Gempa Bumi


10 Maret 2020

Gempa bekekuatan Magnitudo 5 menggincang Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor. Sebanyak 52 rumah di Kabupaten Sukabumi dan 664 rumah di Kabupaten Bogor rusak. Pusat gempa terletak di darat, 23 kilometer arah timur laut Pelabuhan Ratu, Sukabumi, kedalaman 10 kilometer.

28 Maret 2020

Gempa magnitudo 5,8 terjadi di selatan Sigi Biromau, ibu kota Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Gempa dirasakan cukup kuat hingga ke Kota Palu dan Kabupaten Poso, Sulteng. Pusat gempa berjarak 76 kilometer arah selatan Sigi Biromaru atau sekitar 90 kilometer selatan Palu, tepatnya di sekitar Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Dua warga dilaporkan terluka akibat reruntuhan bangunan.

15 Januari 2021

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 menimpa Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Gempa ini berpusat sekitar 6 kilometer timur laut Majene dengan kedalaman 10 meter. Gempa ini merusak ribuan rumah, menelan puluhan korban jiwa dan ratusan luka-luka. Para penyintas, dalam keadaan hujan dan gelapnya malam tidur di tenda-tenda darurat, di kendaraan, dan teras rumah. Gempa pembuka di Mamuju dan Majene ini terjadi pada 14 Januari 2021 dengan kekuatan Magnitudo 5,9. Hingga 22 Januari 2021 telah terjadi 34 kali gempa susulan. Total jumlah gempa sejak terjadinya gempa pembuka tercatat 43 kali dengan gempa dirasakan sebanyak delapan kali.

Anjing pelacak dan polisi dari Unit Satwa K9 Mabes Polri dalam pencarian korban di rumah sakit Mitra Manakarra yang ambruk akibat gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 di Mamuju, Sulawesi Barat (17/1/2021). Tim SAR gabungan kembali menyisir lokasi tersebut setelah ada informasi dari Asman, warga yang masih kehilangan tiga anggota keluarganya di rumah sakit tersebut. Regu pencarian dan penyelamatan pun masih terus bekerja menyisiri puing-puing bangunan untuk menemukan korban yang mungkin masih tertimbun dan belum dilaporkan. (KOMPAS/AGUS SUSANTO).

Angin Puting Beliung


2 Januari 2020

Angin puting beliung melanda Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dan merusak 278 rumah dan mengakibatkan 22 orang luka-luka. Berdasarkan dampak kerusakan yang ditimbulkan puting beliung di Slangit, kecepatan angin saat itu diperkirakan berkisar 75-88 kilometer per jam. Padahal, kecepatan angin normal hanya 20 kilometer per jam.

Referensi

Arsip Kompas
  • Hilangnya Isu Banjir Saat Covid-19 Tiba. KOMPAS, 13 Maret 2020.
  • Banjir Kabupaten Bandung: Cekungan Berpotensi Banjir hingga Akhir Mei. KOMPAS, 24 Maret 2020.
  • Erupsi, Status Merapi Tetap. KOMPAS, 28 Maret 2020.
  • Gempa Sigi Picu Kepanikan. KOMPAS, 30 Maret 2020.
  • Bencana Alam: Sekitar 1.700 Warga Kebanjiran di Manokwari. KOMPAS, 3 Maret 2020.
  • Abu Merapi Hingga 60 Km. KOMPAS, 4 Maret 2020.
  • Gempa Sukabumi: Ratusan Rumah di Kabupaten Bogor dan Sukabumi Rusak, Warga Mengungsi. KOMPAS, 12 Maret 2020.
  • Bencana Alam: Ratusan Warga Tana Toraja Mengungsi. KOMPAS, 7 April 2020.
  • Kilas Daerah: Longsor di Danau Singkarak, Dua Orang Tewas. KOMPAS, 6 April 2020.
  • Anak Krakatau Masih Keluarkan Letusan. KOMPAS, 12 April 2020.
  • Foto: Banjir Bandang Terjang Leuwisadeng. KOMPAS, 14 Mei 2020.
  • Banjir: Terendam, Akses Trans-Sulawesi Putus. KOMPAS, 21 Juni 2020.
  • Kilas Daerah: Banjir di Konawe Meluas, Ribuan Terdampak. KOMPAS, 11 Juli 2020.
  • Puluhan Orang Tertimbun. KOMPAS, 15 Juli 2020.
  • Pencarian Korban Berlanjut. KOMPAS, 16 Juli 2020.
  • Material Banjir Hambat Bantuan. KOMPAS, 17 Juli 2020.
  • Bencana Banjir: Warga Direlokasi dari Bantaran Sungai. KOMPAS, 18 Juli 2020.
  • Bantuan Mengalir ke Luwu Utara. KOMPAS, 19 Juli 2020.
  • Banjir Landa Tiga Kabupaten di Papua. KOMPAS, 29 Juli 2020.
  • Erupsi Beruntun Sinabung. KOMPAS, 14 Agustus 2020.
  • Erupsi Sinabung: Petani di Sentra Sayur Merugi Ratusan Miliar. KOMPAS, 21 Agustus 2020.
  • Kilas Daerah: Banjir Bandang Terjang Sukabumi. KOMPAS, 22 September 2020.
  • Banjir Garut: Pusat Bantu Perbaikan Rumah yang Terdampak. KOMPAS, 16 Oktober 2020.
  • Warga Mulai Mengungsi. KOMPAS, 7 November 2020.
  • Bencana Alam: Banjir Meluas di Sejumlah Daerah, Warga Mengungsi. KOMPAS, 15 Desember 2020.
  • Puting Beliung: Warga Gotong Royong Perbaiki Rumah. KOMPAS, 4 Januari 2021.
  • Cuaca Memicu Sejumlah Petaka. KOMPAS, 13 Januari 2021.
  • Kilas Daerah: 19 Korban Longsor di Sumedang Masih Dicari. KOMPAS, 14 Januari 2021.
  • Kebencanaan: Banjir Rendam Rumah dan Jalur Pantura di Tegal. KOMPAS, 15 Januari 2021.
  • Elegi Rawan Bencana di Tanah Pasundan. KOMPAS, 15 Januari 2021.
  • Mamuju Gelap Gulita. KOMPAS, 16 Januari 2021.
  • Gunung Semeru: Luncuran Awan Panas Disertai Hujan Abu. KOMPAS, 17 Januari 2021.
  • Bencana: Longsor Diduga Picu Banjir Bandang. KOMPAS, 20 Januari 2021.
  • Memahami Gempa Majene. KOMPAS, 25 Januari 2021.
  • Merapi Belum Tenang. KOMPAS, 29 Januari 2021.

Penulis
Agustina Rizky Lupitasari
Editor
Rendra Sanjaya

Ikuti Kronologi Peristiwa dari Awal hingga Akhir

Ikuti Kronologi Peristiwa dari Awal hingga Akhir

Daftarkan email Anda dan ikuti kronologi peristiwa terkini secara lengkap di Kompaspedia.

close