Tokoh

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo

Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau lebih dikenal Dito Ariotedjo merupakan politisi muda Partai Golkar yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga. Saat dilantik, Dito masih berusia 32 tahun dan tercatat sebagai menteri termuda sejak Orde Baru.

CAS

Fakta Singkat

Nama Lengkap
Ario Bimo Nandito Ariotedjo, SH

Lahir
Jakarta, 25 September 1990

Almamater
Universitas Indonesia

Jabatan Terkini
Menteri Pemuda dan Olahraga 2023-2024

Politisi muda Golongan Karya Dito Ariotedjo dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 3 April 2023 menggantikan Zainudin Amali yang telah mundur karena ingin fokus menjabat Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI.

Pengusaha yang juga kader Partai Golkar tersebut, tercatat sebagai menteri termuda sepanjang sejarah Indonesia sejak Orde Baru. Saat ditetapkan sebagai Menpora, Dito berusia 32 tahun. Penetapan Dito itu dituangkan dalam surat Keputusan Presiden RI Nomor 26/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019–2024.

Karier politiknya moncer ketika ia menjabat Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) pada 2016. AMPI merupakan organisasi sayap Golkar. Ia lantas aktif di Partai Golkar dan dipercaya untuk menjadi Ketua DPP Partai Golongan Karya Bidang Inovasi Sosial dan Ormas. Dito juga dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Lembaga Inovasi dan Kreativitas DPP Partai Golkar. Jabatan itu menjadikan Dito sebagai Ketua Bidang termuda dalam sejarah Partai Golkar.

Kiprahnya di bidang olahraga, antara lain, menjadi Ketum Pengurus ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Provinsi DKI Jakarta, Chairman Rans Nusantara FC yang berlaga di Liga 1 musim 2022–2023 dan Chairman RANS PIK Basketball yang berlaga di Indonesia Basketball League (IBL). Kemudian, dipercaya Komite Olimpiade Indonesia menjadi Ketua Kontingen Indonesia Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina pada 2018.

Putra pengusaha

Pria yang lahir di Jakarta pada 25 September 1990 ini merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Arie Prabowo Ariotedjo dan Arti Laksmigati Ariotedjo. Ayahnya adalah mantan Direktur Utama PT Aneka Tambang yang menjabat pada 2017–2019, sementara sang kakek adalah perwira TNI AU angkatan ’45, Marsdya TNI (Purn) Sri Bimo Ariotedjo.

Dito kecil menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD Tarakanita 2 Jakarta, melanjutkan di SMP Al-Azhar Jakarta, kemudian menempuh pendidikan di SMA Negeri 6 Jakarta dan lulus pada 2008. Dito lantas melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan menyelesaikan pendidikannya pada 2012.

Semasa kuliah, dia aktif dalam berbagai organisasi seperti Bendum BEM FH UI, serta HMI Komisariat Hukum UI. Tidak hanya pada organisasi kemahasiswaan di kampus, Dito juga aktif sebagai Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Pembaharuan (GPMP).

Dalam kehidupan pribadi, Dito menikah dengan Niena Kirana Riskyana pada 31 Maret 2018. Pasangan tesebut dikaruniai seorang putri bernama Sadia Kiera Nadashan yang lahir pada 2020.

Karier

Setelah lulus dari Universitas Indonesia, Dito menggeluti bidang energi dengan bekerja di Medco Power Indonesia sebagai business development. Kemudian pada tahun 2012, ia membangun bisnisnya sendiri dengan mendirikan Grupara Ventures yang bergerak di bidang investasi, yakni mengelola modal investor untuk disalurkan ke perusahaan-perusahaan rintisan alias startup yang punya potensi maju.

Setahun berselang, ia mendirikan Freeware Spaces Group yang menyediakan coworking office di daerah Jakarta. Selain itu, Dito juga menjadi Komisaris Utama di sejumlah perusahaan, yaitu PT. Kartika Kara Eka Nusa serta Syailendra Pangan Indonesia.

Di dunia politik, karier Dito Ariotedjo dimulai tahun 2010 saat ia menjadi anggota organisasi sayap Partai Golkar, yakni Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Kemudian, ia menjadi pengurus dan menjabat sebagai Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) pada usianya 26 tahun. Ia menjabat Ketua Umum DPP AMPI periode 2016–2022.

Bersama dengan para pemuda yang tergabung dalam AMPI, Dito membangun ruang kreatif bernama Open Lab yang diresmikan pada Desember 2017 oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Open Lab kemudian diterapkan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Selain itu, bersama AMPI, Dito juga menghimpun aspirasi dan kekuatan pemuda dari seluruh Indonesia dalam temu kader nasional bertemakan Pembaharuan Indonesia untuk Indonesia Maju.

Setelah aktif di AMPI, Dito lantas aktif di Partai Golkar pada 2016. Kepiawaian, pengalaman, serta inovasinya dalam berorganisasi mengantarkan dirinya dipercaya untuk menjadi Ketua DPP Partai Golongan Karya Bidang Inovasi Sosial dan Ormas.

Dito juga dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Lembaga Inovasi dan Kreativitas DPP Partai Golkar. Jabatan itu menjadikan Dito sebagai Ketua Bidang termuda dalam sejarah Partai Golkar.

Selain itu, Dito juga masuk dalam jajaran tim ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sejak 1 April 2022. Di tim tersebut, Dito merupakan anggota tim ahli yang termuda dari 8 anggota. Tujuh orang lainnya, yakni Hadi Poernomo, Ngakan Timur Antara, Sanny Iskandar, Franky Sibarani, Shinta Widjaja Kamdani, Irfan Asy’ari Sudirman Wahid, dan Iwan Faidi.

Pada 2018, Dito dipercaya oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Komite Olimpiade Indonesia untuk menjadi Ketua Kontingen Indonesia pada perhelatan Youth Olympic Games 2018 yang diselenggarakan di Buenos Aires Argentina.

Pada 2019 dirinya juga pernah menjadi Juru Bicara untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Namanya pernah diajukan Ketua Umum Golkar Airlangga sebagai calon menteri muda dalam penyusunan kabinet Jokowi Jilid II.

Di dunia olahraga, Dito berpengalaman menjadi Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi DKI Jakarta 2015–2019. Pada akhir 2021, Dito bersama selebritis Raffi Ahmad dan CEO Prestige Motor Rudy Salim berkolaborasi membentuk dan membesarkan RANS Sport, sebuah perusahaan media yang membuat dan mendistribusikan konten olahraga dan hiburan bagi penontonnya.

Rans Sport juga mengelola Rans Nusantara FC dan RANS PIK Basketball. Dito menjabat sebagai Chairman Rans Nusantara FC dan RANS PIK Basketball. Rans Nusantara FC yang berlaga di  Liga 1 musim 2022/2023 dan Rans PIK Basketball berlaga di Indonesia Basketball League (IBL). Dito tercatat sebagai salah satu komisaris klub Liga 1 RANS Nusantara FC.

KOMPAS/NINA SUSILO

Presiden Joko Widodo melantik Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga serta Komisaris Jenderal Rycko Amelza Dahniel sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Senin (3/4/2023) sore. Pelantikan dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta.

INA

“Saya sesuai dengan apa yang sudah dibicarakan Pak Presiden bahwa harus dipisahkan olahraga dan politik. Walau hal ini adalah suatu yang kompleksitasnya tinggi ya. Tapi, memang kita akan usahakan yang terbaik,” ujar Dito Ariotedjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/4/2023).

Penghargaan

Dito Ariotedjo masuk kedalam jajaran 30 besar orang muda di bawah umur tiga puluh tahun yang terpilih oleh Majalah Forbes Indonesia pada Februari 2020. Kiprahnya sebagai Ketua Umum DPP AMPI membuat Dito masuk daftar, bersama dengan para orang muda lainnya yang sangat berpengaruh dalam berbagai bidang yang ditekuni dan membawa nama Indonesia di ajang dunia.

Tugas Menpora

Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga diminta Presiden Joko Widodo memprioritaskan tiga pekerjaan di bidang kepemudaan dan keolahragaan.

Tugas pertama, yakni Presiden Jokowi menginginkan dalam setiap agenda SEA Games dan Asian Games, Indonesia dapat memprioritaskan cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi meraih medali. Presiden meminta Dito mempersiapkan atlet-atlet Indonesia menuju SEA Games Kamboja 2023 dan Asian Games Hangzhou 2023 dengan memprioritaskan cabang-cabang olahraga yang berpotensi mendapatkan medali.

Kedua, Jokowi menginginkan liga-liga pertandingan olahraga masif dilaksanakan di level tingkat pendidikan sekolah hingga universitas/pendidikan tinggi. Tak hanya itu saja, presiden juga berpesan agar liga antarkampung kembali digalakkan. Dengan demikian, bibit-bibit atlet berbakat bisa lahir.

Ketiga, Presiden sangat peduli dan mengingatkan agar ekosistem sport industri Indonesia ini semakin maju dan semakin established. Presiden ingin pengembangan pemuda itu lebih ke arah kewirausahaan dan profesionalitas serta dengan capaian indeks pemudanya naik

Dito pun memastikan ajang internasional di Indonesia, yaitu Piala Dunia FIBA dan World Beach Games Bali, akan terselenggara dengan baik dan optimal. Politisasi yang menggagalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 juga akan diantisipasi.

Dengan masa tugas hanya sekitar 1,5 tahun, Dito Ariotedjo berupaya menentukan skala prioritas dalam menjalankan tugas. Salah satu fokus utamanya, yakni memperkuat pondasi olahraga yang sudah dibangun oleh Menpora sebelumnya, Zainudin Amali.

KOMPAS/CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/4/2023).

Biodata

Nama

Ario Bimo Nandito Ariotedjo, SH

Lahir

Jakarta, 25 September 1990

Jabatan

Menteri Pemuda dan Olahraga 2023-2024

Pendidikan

  • SD Tarakanita 2 Jakarta
  • SMP Al-Izhar Jakarta
  • SMA Negeri 6 Jakarta (2008)
  • S1 Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2012)

Karier

  • Medco Power Indonesia sebagai business development (2012)
  • Pendiri Grupara Ventures (2012)
  • Pendiri Freeware Spaces Group (2013)
  • Chairman RANS Sport (2020-2023)
  • Juru Bicara untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo – Ma’ruf Amin. (2019)
  • Staf Ahli Menko Perekonomian (1 April 2022-2023)
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (2023-2024)

Organisasi

  • Ketua Kontingen (CdM) Indonesia Youth Olympic Games (2018)
  • Ketua Umum Pengurus ISS DKI Jakarta (2017-2019)
  • Dewan Penasihat PP Perbasi (2019-2023)
  • Ketua Umum AMPI (2017-2022)
  • Kepala Lembaga Inovasi dan Kreativitas DPP Partai Golkar (2019-2024)

Penghargaan

  • Forbes 30 under 30 (2020)

Keluarga

Istri

Niena Kirana Riskyana

Anak

Sadia Kiera Nadashan

Sumber
Litbang Kompas