Tokoh

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana

Mohan Roliskana resmi menjabat Wali Kota Mataram 2021-2024 setelah dilantik Gubernur Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah pada 26 Februari 2021. Ketua DPD Partai Golkar NTB sekaligus putra dari Moh Ruslan Wali Kota Mataram periode 1999-2010 ini, sebelumnya menjabat wakil wali kota selama dua periode (2011-2021).

PEMKOT MATARAM

Fakta Singkat

Nama Lengkap
Mohan Roliskana, S.Sos., M.H.

Lahir
Mataram, 16 November 1972

Almamater
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Universitas Mataram

Jabatan Terkini
Wali Kota Mataram 2021–2024

Mohan Roliskana merupakan Wali Kota Mataram 2021–2024 yang meneruskan estafet kepemimpinan Ahyar Ahduh yang menjabat wali kota selama dua periode. Sebelumnya, Mohan mendampingi Ahyar sebagai wakil wali kota selama dua periode dari 2011–2021. Mohan dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Gedung Graha Bhakti Praja Sekretariat Daerah Provinsi NTB pada 26 Februari 2021.

Pelantikan Mohan itu dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.52-369 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.52-253 Tahun 2021 tentang Pengesahan, Pengangkatan Kepala Daerah, dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat.

Ketua DPD Partai Golkar NTB ini dilantik bersamaan dengan pelantikan lima kepala daerah lainnya di NTB, yakni dari Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat Dompu, dan Bima.

Sebelumnya, dalam Pilkada Mataram 2020, Mohan yang berpasangan dengan TGH Mujiburrahman memenangi pilkada itu dengan meraih 76.407 suara atau 38,4 persen suara. Pasangan yang didukung partai Golkar, Nasdem, PPP dan PBB itu unggul atas tiga pasangan lainnya, yakni Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan yang memperoleh suara 29,4 persen suara, Makmur Said -Badruttamam Ahda (22,1 persen), dan Baihaqi – Baiq Diyah Ratu Ganefi (10,1 persen).

Anak wali kota

Mohan Roliskana yang lahir di Kota Mataram pada 16 November 1972 merupakan putra dari H. Mohammad Ruslan Wali Kota Mataram dua periode (1999–2004) dan (2005–2010). Sang ayah merupakan tokoh Golkar di kota tersebut dan pernah pula menjabat wakil ketua DPRD.

Mohan kecil menempuh pendidikan SD hingga SMA di kota Mataram, tempat kelahirannya. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 3 Mataram dan lulus tahun 1985, kemudian ia melanjutkan ke SMP Negeri 2 Mataram dan lulus tahun 1988. Tak berselang kemudian, ia melanjutkan ke SMA Ampenan Mataram dan lulus tahun 1991.

Setelah lulus dari SMA, ia lantas hijrah ke Yogyakarta untuk menempuh pendidikan tinggi di kota tersebut. Ia mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Atmajaya Yogyakarta. Ia lulus dan diwisuda dari kampus tersebut pada 1998.

Ia kemudian merantau ke Surabaya selama kurang dari setahun dan kembali ke kampung halamannya pada 1999 untuk bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintahan Kota Mataram di mana saat itu sang ayah menjabat sebagai wali kota. Di sela-sela tugas sebagai abdi negara, ia meneruskan pendidikan pascasarjana di Universitas Mataram dengan mengambil jurusan Magister Ilmu Hukum. Ia menyandang gelar master hukum dari kampus tersebut pada 2007.

Karier

Setelah menyandang gelar sarjana ilmu sosial dari Universitas Atmajaya Yogyakarta pada 1998, Mohan merantau ke Surabaya dan menjadi Account Executive PT. Danamas. Setelah hampir setahun di Surabaya, Mohan memutuskan kembali ke kampung halamannya di Kota Mataram.

Ia diterima sebagai pegawai negeri sipil di Pemkot Mataram pada 1999, di mana saat itu sang ayah menjabat sebagai wali kota Mataram. Sekitar 10 tahun Mohan menjadi aparatur sipil negara di Pemkot Mataram.

Sejumlah jabatan di Pemkot Mataram pernah dipegangnya, antara lain, Kepala Seksi Reklame dan Dekorasi Pada Kantor Pertamanan Kota Mataram (2005–2008) dan Kepala Bidang Perijinan Reklame pada Dinas Pertamanan Kota Mataram (2008–2010).

Menjelang sang ayah mengakhiri tugasnya sebagai wali kota, Mohan terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai wakil wali kota mendampingi Ahyar Abduh. Pasangan itu diusung Partai Golkar, PKS, dan PPI dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kota Mataram 2010.

Pasangan itu berhasil meraih suara terbanyak dengan 89.281 suara mengalahkan empat pasangan calon lainnya. Pasangan itu kemudian dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram 2010–2015 pada 10 Agustus 2010.

Lima tahun berselang, pasangan petahana Ahyar-Mohan kembali mencalonkan diri dalam Pilkada Kota Mataram 2015. Dalam pilkada yang digelar pada 9 Desember 2015 secara serentak di Indonesia, pasangan itu kembali memenangi pilkada untuk periode keduanya.

Ahyar-Mohan yang didukung PKS, PKB, Partai Hanura, PAN, Partai Kesejahteraan dan Persatuan Indonesia, Partai NasDem meraih suara terbanyak dengan 123.119 Suara atau 77,27 persen. Pasangan itu mengalahkan pasangan Salman – Jana Hamdiana yang diusung Partai Golkar, yang hanya meraih 36.221 suara atau 22,73 persen.

Pasangan petahana itu kemudian dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram Masa Jabatan 2016–2021 oleh Gubernur NTB di Kantor Gubernur NTB pada 17 Februari 2016. Pasangan itu dilantik bersamaan dengan 7 pasangan kepala daerah lainnya di NTB yang terpilih dalam pilkada serentak 2015 lalu.

Lima tahun kemudian, Mohan mencalonkan diri sebagai calon wali kota dalam Pilkada Mataram 2020. Ia mengandeng TGH Mujiburrahman sebagai wakilnya. Dalam pilkada yang digelar pada 9 Desember 2020, pasangan yang didukung partai Golkar, Nasdem, PPP dan PBB ini memenangi pilkada dengan meraih 76.407 suara atau 38,4 persen suara.

Pasangan itu unggul atas tiga pasangan lainnya, yakni Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan yang memperoleh suara 29,4 persen suara, juga  Makmur Said dan H Badruttamam Ahda (22,1 persen), serta Baihaqi dan Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (10,1 persen).

Mohan Roliskana — Mujiburrahman kemudian ditetapkan KPU Kota Mataram sebagai pemenang pilkada dan resmi menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram 2021–2024 setelah dilantik Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Aula Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB pada 26 Februari 2021.

Usai pelantikan itu, Mohan Roliskana yang didampingi Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada penyelenggara, dan peserta pemilu yang telah sukses dalam Pilkada tahun 2020. Kesuksesan penyelenggaran Pilkada menunjukkan kematangan dan kedewasaan berdemokrasi masyarakat Kota Mataram.

Selain itu, ia bertekad untuk mewakafkan waktu dan tenaganya mewujudkan harapan masyarakat dalam pembangunan Kota Mataram. Dalam pidatonya itu, Mohan-Mujiburrahman akan fokus penyelenggaraan pemerintah pada kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan daya saing daerah. Dengan empat prinsip perencanaan dan penganggaran, yaitu pro poor, pro job, pro growt, dan pro environment.

PEMKOT MATARAM

Gubernur NTB Zulkieflimansyah secara resmi melantik Mohan Roliskana dan TGH. Mujiburrahman sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram, bertempat di Aula Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Jum’at (26/02/2021)

Daftar penghargaan

  • Tokoh Muda Pembaharu di Bidang Kesehatan dan Lingkungan dalam rangka Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2011 (2011)
  • Manggala Karya Kencana dari BKKBN Pusat – 30 Oktober 2011
  • Man Of The Year 2014 dari Yayasan Penghargaan Indonesia – 21 November 2014
  • Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UMKM (2014)

 

Penghargaan

Saat menjabat wakil wali kota, Mohan mendapat sejumlah penghargaan antara lain Tokoh Muda Pembaharu di Bidang Kesehatan dan Lingkungan dalam Rangka Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2011 dari Aliansi Indonesia Sehat (2011), Manggala Karya Kencana diberikan oleh BKKBN Pusat (2011), Man Of The Year 2014 diberikan oleh Yayasan Penghargaan Indonesia (2014), dan Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UMKM (2014).

Selain penghargaan pribadi, Kota Mataram di bawah kepemimpinannya meraih sejumlah penghargaan, antara lain, Juara II PARITRANA AWARD 2021 Kategori Pemerintah Daerah dalam Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-Nusa Tenggara Barat, Smart City untuk katagori smart living dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (2021), dan Penghargaan terbaik dalam ajang “Monitoring Centre for Prevention (MCP) tahun 2020, Capaian Sementara MCP Tahun 2021” pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2021.

PEMKOT MATARAM

Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana membuka secara simbolis Bazar UMKM dalam rangka menyambut Event MotoGP Mandalika 2022 di Lapangan Sangkareang, Jumat (18/03/2022).

PEMKOT MATARAM

“Tugas kami adalah melaksanakan amanah itu dengan penuh tanggung jawab sekuat dan semampu kami, untuk mewakafkan waktu dan tenaga kami untuk mewujudkan harapan masyarakat,” tegas Wali Kota Mataram Mohan Roliskana (27/2/2021)

Membangun Mataram

Pasangan Mohan Roliskana – Mujiburrahman menyampaikan visi dan misinya dalam kampanye pilkada, yakni memajukan Mataram, dengan visi menuju Mataram Harum, yakni harmonis, aman, ramah unggul, dan mandiri.

Ada lima program prioritas untuk mencapai hal tersebut. Pertama, mewujudkan sumber daya masyarakat yang berkualitas dan berkarakter. Kedua, meningkatkan kenyamanan dan keamanan. Ketiga, meningkatkan kualitas permukiman dan lingkungan. Program yang keempat, yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan partisipasi publik. Adapun yang kelima, meningkatkan daya saing ekonomi dan industri kreatif.

Setelah dilantik, Walikota Mohan Roliskana yang didampingi Wakil Wali Kota Mujiburrahman menyampaikan Pidato Pertama pada Sidang Rapat Paripurna DPRD Kota Mataram pada 27 Februari 2021. Dalam Pidato Pertama itu, Mohan Roliskana dan TGH. Mujiburrahman akan menuntaskan RPJMD tahun 2016–2021 dengan fokus penyelenggaraan pemerintah pada kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan daya saing daerah. Dengan empat prinsip perencanaan dan penganggaran, yaitu pro poor, pro job, pro growt, dan pro environment.

Mohan juga menegaskan untuk menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, dengan mengusung Visi Mataram HARUM, yakni Mataram yang Harmonis, Aman, Ramah, Unggul dan Mandiri. Visi ini didedikasikan bagi semua element masyarakat Kota Mataram untuk mewujudkan Kota Mataram yang maju dan menyejahterakan warganya; kota yang harmonis dan membahagiakan; serta kota yang mandiri namun terbuka terhadap semua kebaikan.

Menurut Mohan, dedikasi visi ini sebagai bentuk cintanya kepada Kota Mataram. “Kami berdua sangat mencintai kota ini, lahir bathin. Cinta tanpa syarat dan kami tidak ingin menggadaikan kepercayaan masyarakat hanya untuk memenuhi hasrat dan dahaga kekuasaan semata. Passion dan jiwa kami adalah kerja, berikhtiar, bergerak maju, beramar maruf nahi munkar, berkeringat dan berjuang besama rakyat,” ungkapnya.

PEMKOT MATARAM

Harta kekayaan

Saat mencalonkan diri sebagai calon wali kota dan menjabat Wakil Wali Kota Mataram, Mohan memiliki kekayaan Rp20,27 miliar. Ia melaporkan kekayaannya itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada tanggal 4 Februari 2020.

Harta kekayaan itu terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp15,44 miliar yang berada di Kota Mataram dan Lombok Barat. Ketua DPD Partai Golkar itu juga memiliki lima alat transportasi dengan nilai total Rp988,5 juta. Rinciannya, empat kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua.

Masih dalam laporan LHKPN, Mohan memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp751,5 juta. Lalu harta kas setara kas senilai Rp3,09 miliar. Mohan tercatat tidak memiliki hutang, sehingga total kekayaannya dalam laporan itu mencapai Rp20,27 miliar.

Setahun berselang, harta yang dilaporkannya ke KPK meningkat menjadi Rp26,6 miliar pada LHKPN tanggal 24 Februari 2021. Rinciannya 11 bidang tanah dan bangunan di Kota Mataram dan Lombok Barat senilai Rp20,1 miliar berupa hibah dan hasil sendiri, kemudian 5 kendaraan bermotor senilai Rp971 juta, kas dan setara kas Rp4,8 miliar, serta harta bergerak lainnya Rp686 juta.

Referensi

Arsip Kompas

“Mataram Menanti Inovasi Kelola Sampah * Rumah Pilkada 2020”, Kompas, 20 Oktober 2020, Halaman: 11

“Kekerabatan dan Oligarki Berkelindan * Rumah Pilkada 2020”, Kompas, 20 Oktober 2020, Halaman: E

Situs web

http://mataramkota.go.id/http://web.mataramkota.go.id/

http://sip-ppid.mataramkota.go.id/halaman-12-profil-pejabat-daerah-kota-mataram

https://www.kompas.id/baca/opini/2021/03/05/adu-kepentingan-di-birokrasi

https://www.kompas.id/baca/nusantara/2017/02/27/gelar-diskon-di-mataram-melalui-mlgs

https://regional.kompas.com/read/2020/12/15/06064151/real-count-kpu-pilkada-kota-mataram-data-100-persen-pasangan-mohan

https://regional.kompas.com/read/2020/10/30/07521561/ini-visi-misi-dan-program-4-paslon-wali-kota-dan-wakil-wali-kota-mataram?page=all

Biodata

Nama

MOHAN ROLISKANA, S.Sos., M.H.

Lahir

Mataram, 16 Nopember 1972

Jabatan

Wali Kota Mataram 2021–2024

Pendidikan

  • SD Negeri 3 Mataram (1985)
  • SMP Negeri 2 Mataram (1988)
  • SMA Ampenan (1991)
  • Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jurusan Ilmu Komunikasi (1998)
  • Universitas Mataram Magister Ilmu Hukum (2007)

Karier

  • Account Executive PT. Danamas, Surabaya (1998)
  • Manager Ekivalensi Event Organizer, Mataram (2001 s/d sekarang)
  • Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Pemerintah Kota Mataram (1999–2010)
  • Kepala Seksi Reklame dan Dekorasi Pada Kantor Pertamanan Kota Mataram (2005–2008)
  • Kepala Bidang Perijinan Reklame Pada Dinas Pertamanan Kota Mataram (2008–2010)
  • Wakil Wali Kota Mataram (2010–2015)
  • Wakil Wali Kota Mataram (2016–2021)
  • Wali Kota Mataram (2021–2024)

Organisasi

  • Pengurus Keluarga Pelajar Mahasiswa Jogjakarta (KPML) Jogjakarta (1993–1994)
  • Sekretaris DPD KNPI Kota Mataram (2002–2005)
  • Pendiri dan Pembina LOKR-C (Lombok King Riders Club) (2004–sekarang)
  • Ketua DPD KNPI Kota Mataram (2005–2008) dan (2008–2011)
  • Pengurus AMPI Provinsi NTB (2005–2010)
  • Wakil Ketua PSSI Kota Mataram (2006–2011)
  • Ketua Harian Persatuan Tinju Indonesia (PERTINA) Kota Mataram (2007–2017)
  • Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyathul Ummah Mataram (2006–sekarang)
  • Wakil Ketua KOSGORO Provinsi NTB (2008–2013)
  • Wakil Ketua DATIDA SOKSI Provinsi NTB (2008–2013)
  • Wakil Ketua I Ampi Kota Mataram (2008–2013)
  • Ketua Harian LASQI (Lembaga Qasidah Seluruh Indonesia) Kota Mataram (2009–2014)
  • Wakil Ketua I Karang Taruna Kota Mataram (2009–2014)
  • Ketua PSSI Provinsi NTB (2009–2014)
  • Ketua AMPG Kota Mataram (2010–2015)
  • Ketua KWARCAB Pramuka Kota Mataram
  • Ketua KONI Kota Mataram (2011–2015)
  • Ketua PMI Kota Mataram (2011–2016)
  • Ketua Umum BAKORPIN Kota Mataram (2014–2018)
  • Ketua DPD II Partai Golkar Mataram (2016–2021)
  • Ketua DPD Partai Golkar NTB (2021–2026)

Penghargaan

  • Tokoh Muda Pembaharu di Bidang Kesehatan dan Lingkungan Dalam Rangka Memperingati Hari Kesehatan Nasional 2011 (2011)
  • Manggala Karya Kencana dari BKKBN Pusat – 30 Oktober 2011
  • Man Of The Year 2014 dari Yayasan Penghargaan Indonesia – 21 November 2014
  • Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UMKM (2014)

Karya

Buku

Keluarga

Istri

Noviani Danar Kinnastri

Anak

  • Shafalyn Kalila Roliskana
  • Hasyifa Nadzwa Roliskana
  • Zimmy Al Fachry Roliskana (alm.)

Sumber
Litbang Kompas

error: Content is protected !!