Tokoh

Gubernur Provinsi Jambi Al Haris

Al Haris merupakan gubernur terakhir hasil pilkada serentak Desember 2020 yang dilantik Presiden Joko Widodo. Mantan Bupati Merangin itu terpilih sebagai Gubernur Jambi setelah memenangkan pilkada melalui proses pemungutan suara ulang (PSU) di provinsi itu.

Fakta Singkat

Nama Lengkap
Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H

Lahir
Desa Sekancing, Merangin, 23 November 1973

Almamater
Ilmu Administrasi di STIA LAN
Universitas Jambi
Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Jabatan Terkini
Gubernur Jambi 2021-2024

Al Haris merupakan mantan pegawai negeri sipil yang meniti karier dari level bawah hingga akhirnya menduduki jabatan struktural di Pemerintah Provinsi Jambi. Kariernya di awali sebagai staf Pemprov Jambi, kemudian menanjak hingga ia menduduki jabatan sebagai Kepala Biro Umum Sekda Jambi. Selepas pensiun dari PNS, ia dipercaya menduduki jabatan sebagai Bupati Merangin dua periode hingga akhirnya terpilih sebagai orang nomor satu di Jambi.

Dalam pilkada Jambi, Al Haris yang berpasangan dengan Abdullah Sanai ditetapkan KPU Jambi sebagai pemenang Pilkada Jambi setelah melalui proses pemunguan suara ulang di  88 TPS di Lima kabupaten/kota di Jambi. Kemenangan Al Haris sebagai Gubernur Jambi tak bisa lepas dari popularitasnya selama menjabat Bupati Merangin selama dua periode yaitu pada tahun 2013 – 2018 dan 2018 – 2023. Ia dikenal dekat dengan masyarakat bawah dan kerap turun ke lapangan selama menjabat bupati.

Ia dilantik sebagai Gubernur Jambi periode  2021-2024 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada 7 Juli 2021.  Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93/P Tahun 2021 tentang Pemberhentian Penjabat Gubernur Jambi dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi. Selepas pelantikan, Al Haris mengatakan bahwa ia akan fokus untuk menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya, sekaligus berupaya untuk memulihkan perekonomian daerah.

Anak Merangin

Al Haris adalah anak seorang petani karet di Desa Sekancing, Merangin. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Syargawi dan Zuriah.  Sebagai anak seorang petani, hidup Haris di masa mudanya penuh rintangan dan hidup sederhana. Sang ayah memiliki pemasukan yang pas-pasan untuk membiayai lima orang anak  termasuk pendidikannya.

Anak Merangin memulai pendidikannya di SD Negeri No.176/II Sumber Jaya, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Sarolangun Bangko, hingga lulus tahun 1985.  Ia lantas melanjutkan ke SMP Swasta PGRI Sekancing yang jaraknya sekitar dua kilometer dari rumahnya. Setelah lulus SMP tahun 1988, ia pendidikan menengahnya di SMA Swasta Dharma Bhakti Bangko dan lulus pada 1991.

Al Haris kemudian mengambil program Diploma III Jurusan Sekretaris di Akademi Sekretaris dan Manajemen Jambi hingga lulus tahun 1997. Empat tahun kemudian, tahun 2001, ia menamatkan pendidikan Strata 1 Ilmu Administrasi di STIA LAN. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan magisternya di Universitas Jambi pada tahun 2010 hingga menyandang gelar Magister Hukum.

Di sela-sela kesibukannya sebagai Bupati Merangin, Haris masih terus menimba ilmu. Ia mengambil program Doktor ilmu Pemerintahan di IPDN Jatinagor, Sumedang, Jawa Barat tahun 2014. Ia menyelesaikan program doktoralnya pada tahun 2017 dengan IPK 3,81 dan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude.

Gelar doktor itu diraih setelah ia berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Kabupaten Merangin Provinsi Jambi” pada sidang terbuka yang digelar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 16 OKtober 2017.

Karier

Di masa remaja saat duduk di bangku SMA, Haris sempat menjadi karyawan di toko Kelontong  dan kemudian penjual dan pengantar koran (loper) untuk membiaya hidup dan sekolahnya. Setelah lulus SMA, Haris merantau ke Kota Jambi untuk melamar pekerjaan di PT. Tanjung Johor Wood Industry. Meski lamarannya diterima, ia batal bekerja di perusahaan tersebut karena pulang ke Sekancing Bangko, gara-gara orang tuanya sakit.

Berselang beberapa bulan kemudian, ia kembali ke Kota Jambi dan diterima sebagai calon pegawai negeri sipil (PNS) di RRI Jambi. Pada bulan Maret 1992, Al Haris diterima dan diangkat sebagai PNS Golongan I di bagian staf teknis dengan job operator studio RRI

Haris ditempatkan di pemancar RRI Mendalo selama Tiga bulan, lantas dia dipindahtugaskan ke RRI Telanaipura sebagai operator studio. Setahun kemudian, Haris melanjutkan studi diploma III di Akademi Sekretaris dan Manajemen Jambi dan lulus tahun 1997.

Setelah lulus, Harus kembali bekerja di RRI Jambi. Selang setahun kemudian Haris mengajukan pindah dari RRI ke Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7). Tak beberapa lama kemudian BP7 bubar pada 1998 sebagai buah dari proses reformasi politik, Haris lantas ditempatkan di Biro Kepegawaian Setda Provinsi Jambi.

Haris kemudian melanjutkan belajar di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara Bandung (STIA-LAN Bandung). Tahun 2001, dia lulus di STIA-LAN Bandung, dan kembali ke Jambi dengan tugas sebagai Sekretaris Lurah Selamat di Pemerintah Kota Jambi.

Pada tahun 2004, Haris diangkat menjadi Lurah Selamat. Kemudian Haris hijrah ke Sarolangun sebagai Kasubbag Rumah Tangga Pemkab Sarolangun pada tahun 2006. Dua tahun menjabat, Haris dipindahkan lagi sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal Bappeda Sarolangun. Namun, tahun 2008 dia pindah tugas lagi sebagai Sekretaris Dukcapil Pemkab Sarolangun.

Tahun 2010,  Putera Merangin ini ditempatkan sebagai Kabag Rumah Tangga di Biro Umum Setda Provinsi Jambi. Kemudian di tahun 2011, Haris dipercaya sebagai Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi.

Tahun 2013, anak dusun dari Desa Sekancing, Kabupaten Merangin ini mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pilkada Kabupaten Merangin. Ia berpasangan dengan Khafid Moein, dan berhasil mengungguli tiga pasangan calon lainnya, termasuk calon petahana Nalim.

Setelah lima tahun memimpin Merangin, Al Haris kembali maju sebagai kandidat calon petahana Pilkada Merangin tahun 2018. Al Haris berpasangan dengan Mashuri dan diusung tiga parpol, yakni Golkar, Hanura, dan PPP. Berkat kinrjanya selama lima tahun dan dekat dengan warga Merangin,  Al Haris kembali dipercaya menjadi orang nomor satu di tanah kelahirannya pada periode 2018-2023.

Setelah dua tahun menjalani tugas di periode kedua sebagai Bupati Merangin, Doktor dari IPDN itu lantas maju dalam pemilihan Gubernur Jambi 2020 berpasangan dengan mantan Wakil Wali Kota Jambi Abdullah Sani yang diusung  PKS, PKB dan PAN. Sebelum bertarung di pilkada tersebut, Al Haris mengundurkan diri dari Partai Golkar dan lantas bergabung ke Partai Amanat Nasional.

Usai pemungutan suara yang digelar pada 9 Desember 2020, perolehan suara Haris-Sani  terbanyak dibandingkan dua pasangan lainnya. Namun, mereka tak langsung ditetapkan dan dilantik kemenangan pasangan Al Haris-Sani mendapatkan gugatan  dari pasangan nomor urut 1,  Cek Endra dan Ratu Munawaroh, yang meraih suara terbanyak kedua.

Sengketa PIlkada pun bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). MK memutuskan pemungutan suara ulang di 88 TPS yang terletak di 5 kabupaten [ada 27 Mei 2021. Seusai PSU, pasangan Haris-Sani tetap unggul dibanding dua kandidat lainnya.

Selanjutnya Al Haris-Andullah Sani ditetapkan KPU Jambi sebagai pemenang Pilkada Jambi dengan perolehan 600.733 suara atau 38,26 persen suara sah pada Juni 2021. Perolehan suara Al-Haris dan Abdullah Sani itu mengungguli dua kandidat lainnya. Pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh meraih perolehan suara sebanyak 587.918 suara dan Fachrori Umar-Syafril Nursal yang merupakan petahana gubernur hanya memperoleh 381.634 suara.

Pasangan Al Haris-Sani dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur Jambi periode  2021-2024 di Istana Negara, Jakarta pada 7 Juli 2021. Selepas pelantikan, Al Haris mengatakan bahwa pihaknya akan fokus untuk menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya, sekaligus berupaya untuk memulihkan perekonomian daerah.

RUSMAN – BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN

Presiden Joko Widodo melantik Gubernur Jambi Al Haris dan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/7/2021)

Daftar penghargaan

  • Lencana Bintang Astha Hannas oleh Lembaga Pendidikan Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia (2019)
  • Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai buoati yang sangat peduli terhadap hak asasi manusia (2019)
  • Penghargaan pramuka dari Gubernur Jambi (2020),
  • Indonesia Visionery Leader dari Kementerian Dalam Negeri berkat inovasi dalam memimpin Kabupaten Merangin (2020)

Penghargaan

Ketika menjabat Bupati Merangin, Al Haris dianugerahi penghargaan Lencana Bintang Astha Hannas oleh Lembaga Pendidikan Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia (PKBI) pada 25 Oktober 2019. Penghargaan itu diserahkan oleh Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata yang juga menjabat sebagai Pembina Lembaga Pendidikan Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia (PKBI) Astha Hannas.

Berselang dua bulan kemudian, Haris meraih penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM berkat daerah yang dipimpinnya sangat peduli terhadap hak asasi manusia. Kemudian di tahun 2020, ia meraih penghargaan pramuka dari Gubernur Jambi, dan penghargaan Indonesia Visionery Leader dari Kementerian Dalam Negeri

KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Gubernur Jambi Al Haris (tengah) melepas ekspor komoditas pertanian di Pelabuhan Talang Duku, Jambi, Sabtu (14/8/2021). Ekspor komoditas pertanian Jambi melesat di tengah pandemi dan diyakini terus meningkat jika didorong sinergitas ekosistem ekspor yang saling membangun.

“Tentunya tugas kami yang pertama adalah bagaimana menekan angka Covid-19 di Jambi. Kedua sekaligus juga kami akan memulihkan ekonomi Jambi tentunya, yang merupakan juga tujuan nasional kita yaitu memulihkan ekonomi nasional,” ujar Al Haris.

Memulihkan perekonomian Jambi

Setelah pelantikan, Al Haris mengatakan bahwa ia akan fokus untuk menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya, sekaligus berupaya untuk memulihkan perekonomian daerah. Untuk menangani pandemic Covid-19 di Jambi, Haris bakal berjibaku bagaimana melawan covid, sehingga daerah aman, rakyat aman, sehingga masyarakat bisa bekerja seperti sedia kala,

Sejumlah langkah dilakukan untuk menangani pandemi tersebut antara lain mengalokasikan anggaran Rp 500 miliar untukcovid-19  termasuk kebutuhan Bantuan Langsung Tunai (BLT), kemudian menjadikan Asrama Haji Embarkasi Antara Provinsi Jambi beralih fungsi sementara menjadi Rumah Isolasi Terintegrasi bagi pasien covid-19 yang dapat menampung sekitar 200 tempat tidur pasien, kemudian pengetatan PPKM sekaligus memberikan bantuan sembako bagi masyarakat, dan mengirimkan alat PCR ke sejumlah daerah di Jambi.

Adapun untuk memulihkan perekonomian daerah, Al Haris optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Jambi akan tumbuh di masa pandemi. Sektor pertanian Jambi manjadi andalan uUntuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Haris mengatakan, Karet dan sawit merupakan komodtas yang paling banyak di Jambi dan akan membantu kestabilan ekonomi Jambi.

Langkah lainnya dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pengerak pertumbuhan ekonomi dilakukan Haris dengan memberikan bantuan sarana pertanian bagi petani seperti benih kacang tanah, pupuk, herbisida, dan insektisida. Selain itu, Pemprov Jambi juga memberikan bantuan bibit ayam dan kambing bagi peternak. Di sektor pengolahan, Pemprov memberikan bantuan mesin pengiling kopi dan penyangrai kopi bagi petani kopi.

Pemkam Merangin

Gubernur Jambi Al Haris

Harta kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)  yang dilaporkan Al Haris ke KPK, saat AL Harus menjabat Bupati Kabupaten Merangin dan mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Jambi 2020,  tercatat memiliki total kekayaan Rp 4,7 miliar.

Menurut laporan itu, AL Haris tercatat memiliki 12 bidang tanah dan bangunan di beberapa wilayah yaitu Kabupaten Merangin, Kota Jambi, dan Kabupaten Bogor dengan nilai mencapai Rp 6,36 miliar. Semua tanah dan bangunan itu tercatat atas hasil sendiri bukan dari warisan.

Selain itu, dalam LHKPN tersebut Haris memiliki  dua mobil dan satu sepeda motor senilai Rp 431 juta. Ia juga tercatat  memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1,1 miliar, kas dan setara kas senilai Rp 104 juta, dalam laporan itu Al Haris mencantumkan hutang sebesar Rp 3,29 miiar, dengan demikian total harta kekayaannya adalah Rp 4,7 miliar.

Jika dibandingkan dengan LHKPN sebelumnya, harta kekayaaannya itu hanya sedikit mengalami kenaikan. Dalam LHKPN tahun 2019, Al Haris yang masih menjabat Bupati Kabupaten Merangin melaporkan harta kekayaaannya sebesar Rp 4,71 miliar, sementara pada LHKPN 2018, hartanya tercatat Rp 3,8 miliar.  Adapun saat ia menjabat Kepala Biro di Pemrov Jambi hartanya pada 2013 tercatat sebesar Rp 865 juta.

Referensi

Arsip Kompas

Persaingan Ketat Tiga Poros Dukungan di Jambi * Rumah Pilkada 2020, KOMPAS, 29 Sep 2020   Halaman: E

Situs web

https://jambiprov.go.id/profil-profil-kepala-daerah.html

https://www.kompas.id/baca/nusantara/2021/07/07/al-haris-sani-resmi-nahkodai-provinsi-jambi/

https://www.kompas.tv/article/191357/al-haris-abdullah-sani-gubernur-dan-wakil-gubernur-jambi

https://nasional.kontan.co.id/news/resmi-dilantik-gubernur-jambi-fokus-tangani-pandemi-covid-19

https://regional.kompas.com/read/2021/06/14/070643478/kpu-tetapkan-al-haris-abdullah-sani-gubernur-dan-wakil-gubernur-jambi

https://nasional.kompas.com/read/2021/07/07/09004581/presiden-lantik-gubernur-wakil-gubernur-jambi-sore-ini

Biodata

Nama

Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H

Lahir

Desa Sekancing, Merangin, 23 November 1973

Jabatan

Gubernur Provinsi Jambi 2021-2024

Pendidikan

  • SD Negeri No.176/II Sumber Jaya, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Sarolangun Bangko(1985)
  • SMP Swasta PGRI Sekancing (1988).
  • SMA Swasta Dharma Bhakti Bangko (1991)
  • D3 Jurusan Sekretaris di Akademi Sekretaris dan Manajemen Jambi ( 1997).
  • S1 Ilmu Administrasi di STIA LAN (2001).
  • S2 Universitas Jambi ( 2010)
  • S3 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (2017)

Karier

  • PNS RRI Jambi (1992)
  • PNS Pemerintah Provinsi Jambi (1999—2000)
  • Sekretaris Lurah Selamat (2001—2003)
  • Lurah Selamat (2003—2006)
  • Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Sekretariat Daerah Kabupaten Sarolangun (2006—2007)
  • Kepala Bidang Penanaman Modal Bappeda Kabupaten Sarolangun (2007—2009)
  • Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sarolangun (2009—2010)
  • Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setda Provinsi Jambi (2010—2011)
  • Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum (2011)
  • Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi (2011—2013)
  • Bupati Merangin (2013—2018)
  • Bupati Merangin (2018—2021)
  • Gubernur Jambi (2021— 2024)

Organisasi

  • Ketua DPD Golkar Kabupaten Merangin (2017-2020)
  • Kader Partai Amanat Nasional (2020-Sekarang)
  • Majelis Pertimbangan Partai DPW PAN Jambi (2020-Sekarang)

Penghargaan

  • Lencana Bintang Astha Hannas oleh Lembaga Pendidikan Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia (2019)
  • Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai buoati yang sangat peduli terhadap hak asasi manusia (2019)
  • Penghargaan pramuka dari Gubernur Jambi (2020),
  • Indonesia Visionery Leader dari Kementerian Dalam Negeri berkat inovasi dalam memimpin Kabupaten Merangin (2020)

Karya

Publikasi

Keluarga

Istri

Hesnidar

Anak

  • Esi Risdianti
  • M Rivaldi
  • Nabila Ani Arifah

Sumber
Litbang Kompas

Butuh Informasi Terkini tentang Tokoh Ternama?

Butuh Informasi Terkini tentang Tokoh Ternama?

Daftarkan email Anda sekarang untuk mendapatkan informasi terkini tentang tokoh ternama.

close