Kronologi | Kendaraan Listrik

Lika-Liku Indonesia Menjadi Tuan Rumah Jakarta E-Prix 2022

Formula E tak sekadar ajang adu gengsi mobil listrik. Perhelatan yang bakal pertama kali digelar di Indonesia ini memadukan konsep olahraga, teknologi, hiburan, dan kampanye pembangunan berkelanjutan.

Formula E salah satu ajang kejuaraan dunia yang desain mobilnya mirip Formula-1. Semangat balapan Formula E adalah ingin memperkenalkan teknologi listrik bagi mobil ramah lingkungan, tanpa polusi udara.

Ajang balapan mobil listrik Formula E di DKI Jakarta, dinilai bisa menjadi kampanye penurunan polusi udara di Ibu Kota Jakarta dengan menggunakan mobil listrik. Jakarta memiliki tingkat polusi udara yang sangat parah, sehingga dengan adanya tujuan kejuaraan ini adalah sebagai kritik langsung terhadap polusi udara.

Formula E digagas oleh Jean Todt presiden dari Federasi Otomobil Internasional (FIA) dengan Alejandro Agag pendiri dan CEO Formula E Holdings pada 3 Maret 2011. Tujuan awalnya penyelenggaraan Formula E untuk menghadirkan prototipe mobil balap elektrik.

Formula E merupakan pertandingan balap mobil bertenaga listrik yang pertama kali diselenggarakan pada 2014. Mobil yang untuk Formula E di desain mirip dengan Formula 1. Formula E diperkenalkan di Taman Olimpiade Beijing, China, pada 2014. Salah satu pelopor pebalap Formula E adalah Lucas Di Grassi.

Berikut ini adalah berapa catatan yang dirangkum Arsip Kompas tentang Lika-Liku Indonesia Menjadi Tuan Rumah Jakarta E-Prix 2022.

Perjalanan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Ajang Balap Mobil Listrik Formula E

14 Juli 2019

Negosiasi penentuan tuan rumah balap mobil listrik Formula E pada tahun 2020. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan negosiasi  bersama pemimpin tertinggi Formula E, yaitu Alejandro Agag dan Alberto Longo di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Minggu (14/7/2019). Hasil dari kesepakatan Jakarta dijadikan tuan rumah, karena dinilai memiliki kelayakan. Penyelenggaran ajang tersebut dapat digunakan sebagai tempat promosi pariwisata dan kebudayaan.

Federasi Otomobil Internasional memutuskan memilih dua dari lima rute lintasan yang di usulkan DKI Jakarta. Kedua rute lintasan tersebut masing-masing memiliki panjang sekitar 3,2 kilomoter. Rute lintasan pertama mulai dari Monas (Silang Monas Tenggara), Jalan MI Ridwan Rais, Tugu Tani, Jalan MI Ridwan Rais, Jalan Merdeka Selatan, Wisma Antara, lalu berputar ke Kedutaan Besar AS dan kembali ke Monas. Rute lintasan kedua dari Silang Monas Selatan, belakang Stasiun Gambir, Jalan MI Ridwan Rais, Jalan Merdeka Selatan, Bundaran Air Mancur, lalu kembali ke Silang Monas Selatan.

20 September 2019

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama perwakilan dari Formula E, mengumumkan bahwa Jakarta terpilih manjadi tuan rumah ajang balapan mobil listrik Formula E di kawasan Monumen Nasional, Jakarta. Balapan itu sendiri akan berlangsung pada 6 Juni 2020, berlokasi di kawasan Monas. Rute lintasan balapan tidak akan mengganggu lalu lintas sekitarnya dan sesedikit mungkin menganggu tanaman. Hal itu dilakukan persamaan dengan lintasan balap di Paris, Perancis, yang berlokasi di kawasan cagar budaya, lintasan dilapisi plastik sebelum diaspal. Lintasan dicabut saat balapan usai. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menjadi penyelenggara balapan.

Baca juga: Mobil Formula E Dipajang di Bundaran Hotel Indonesia

KOMPAS/RIZA FATHONI

Mobil wisata melintas di Jalan Pelataran Merdeka di kawasan Taman Medan Merdeka yang di dalamnya ada Tugu Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020). Area tersebut akan menjadi bagian dari lintasan Formula E pada 6 Juni nanti. Pemerintah pusat melalui Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka akhirnya setuju Formula E melintasi Monas.

30 November 2019

Anggaran untuk ajang balapan mobil listrik Formula E sekitar Rp1,16 triliun. Anggaran ini terdiri dari commitment fee dan pra-event Formula E di Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta sebesar Rp396 miliar serta PMD untuk PT Jakarta Propertindo sebesar Rp767 miliar.

2 Februari 2020

Perizinan penyelenggaran ajang balapan Formula E di silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat belum keluar. Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho menyampaikan, pihaknya dan PT Jakarta Propertindo menargetkan pembangunan sirkuit Formula E yang diperkirakan 2,6 kilometer pertengahan Februari. Target penyelesaian pembangunan selama 1,5 bulan, karena balap mobil listrik akan berlangsung 6 Juni 2020. Anggaran dari Dinas Bina Marga sekitar 20 miliar.

6 Februari 2020

Menteri Sekertaris Negara Praktino menegaskan, kawasan Monas sebagai cagar budaya tidak diperkenankan menjadi lintasan ajang balapan mobil listrik Formula E.

10 Februari 2020

Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka mengizinkan balapan Formula E boleh diselenggarakan di Medan Merdeka. Namun, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, yaitu dalam merencanakan konstruksi lintasan, tribune penonton, dan fasilitas lainnya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Persetujuan itu disampaikan melalui surat tertulis dan ditandatangani oleh Pratikno sebagai Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

11 Februari 2020

Sekda Pemprov DKI Jakarta Saefullah, memastikan ajang balapan mobil listrik Formula E akan melewati kawasan Monas di Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Pemprov DKI Jakarta bersiap membangun sirkuit untuk balapan.

28 Februari 2020

Polemik penggunaan APBD sebesar Rp1,16 triliun untuk menyelenggarakan balap mobil listrik Formula E. Alokasi dari APBD yang sebagian dananya diperoleh dari pajak rakyat itu semacam pertaruhan antara untung atau rugi. Menurut beberapa pengalaman penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E yang mengalami kerugian di antaranya musim 2014 mengalami kerugian Rp95,5 miliar rupiah. Selanjutnya pada 2015, kerugian Formula-E mencapai Rp779 miliar rupiah. Berikutnya, kerugian pada 2016 mencapai Rp627 miliar rupiah, dan kerugian 2017 tercatat Rp370 miliar rupiah.

8 Maret 2020

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pembatalan rute lintasan silang Monas kepada Federasi Otomotif Internasional. Hal ini dikarenakan ditolaknya izin penyelenggaraan Formula E di silang Monas. Selanjutnya, tim dari FIA langsung menuju Jakarta untuk menentukan lokasi baru.

Baca juga: Formula E Jakarta Tak Sekadar Balapan Mobil Futuristik

KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Pengunjung berada di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (13/2/2020). Rencana penyelenggaraan ajang balapan Formula E di kawasan Monas masih menuai perdebatan. Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta dan Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta menolak penggunaan kawasan Monas untk balapan Formula E karena kawasan tersebut masuk dalam cagar budaya.

3 Maret 2020

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan bahwa sebaiknya agenda balapan mobil listrik Formula E dibatalkan. Hal ini disampaikan untuk kewaspadaan terhadap penyebaran virus korona Covid-19 di Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya.

11 Maret 2020

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam dalam paparan pemutakhiran Covid-19 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/3/2020), menjelaskan, pada 6 Juni 2020 Jakarta dijadwalkan sebagai tuan rumah gelaran Formula E. FIA Formula E Championship adalah sebuah kegiatan yang dihadiri oleh wisatawan internasional, sehingga risiko yang mungkin terjadi terlalu besar bagi Jakarta jika begitu banyak wisatawan datang dari negara-negara yang memiliki kasus virus korona. Dibarengi dengan makin merebaknya kasus penularan virus korona, maka Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menunda pelaksanaan Formula E.

26 Agustus 2021

Sebanyak 33 anggota DPRD DKI Jakarta menyampaikan surat permohonan hak interpelasi terkait penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E. 33 anggota DPRD DKI Jakarta terdiri dari 25 anggota Fraksi PDI-P dan 8 anggota Fraksi PSI. Hak interpelasi itu diajukan untuk membatalkan penyelenggaraan Formula E, yang menurut instruksi Anies Baswedan dalam Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021 menjadi isu strategis kedua yang harus bisa terselenggara pada Juni 2022.

28 Agustus 2021

Tujuh fraksi di DPRD DKI Jakarta sepakat tidak akan mendukung pengajuan hak interpelasi penyelenggaraan Formula E yang diajukan dua fraksi. Perbandingannya, 73 anggota tidak setuju dan 33 anggota setuju hak interpelasi.

29 September 2021

Rapat Badan Musyawarah DPRD DKI Jakarta memutuskan menggelar rapat paripurna terkait penggunaan hak interpelasi tentang Formula E pada 28 September 2021. Rapat tersebut digelar setelah Fraksi PDI-P dan PSI mengajukan hak interpelasi, untuk meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan balap mobil listrik Formula E.

4 November 2021

Komisi Pemberantasan Korupsi meminta keterangan dan klarifikasi kepeda beberapa pihak untuk mengumpulkan data, keterangan, atau informasi penyelenggaraan ajang balapan balap mobil Formula E. Hal ini karena adanya laporan Kelompok Forum Masyarakat untuk Keadilan, menilai penyelenggaraan balap mobil listrik tersebut tidak masuk akal karena Pemerintah Provinsi DKI tetap membayar biaya komitmen (commitment fee) di tengah situasi pandemi Covid-19.

9 November 2021

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendatangi Gedung KPK untuk menyerahkan dokumen 600 halaman terkait penyelenggaraan ajang bapal mobil listrik Formula E kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Penyerahan dokumen ini menunjukkan Pemprov DKI bertanggung jawab terhadap setiap proses yang telah dilakukan terkait Formula E.

Baca juga: Kejuaraan Balap Formula E: Sejarah, Kompetisi dan Regulasi

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Salinan dokumen terkait penyelenggaraan Formula E di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (9/11/2021). Bambang hadir mendampingi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Jakpro ketika menyerahkan dokumen proses persetujuan hingga persiapan terkait penyelenggaraan perhelatan balap Formula E. Penyerahan dokumen setebal 600 halaman ini sebagai langkah monitoring dan penecegahan korupsi terkait penyelenggaraan acara balap mobil yang rencananya digelar bulan Juni 2022 tersebut. Meski demikian, rencana penyelenggaraan ajang balap mobil ini masih menimbulkan sejumlah polemik, salah satunya adanya masalah pinjaman pembayaran biaya komitmen perjanjian (commitment fee) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Bank DKI sebesar Rp 180 miliar.

25 November 2021

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan Ketua Panitia Pengarah penyelenggaran balap mobil listri Formula E atau Jakarta E-Prix 2022, yakni Bambang Soesato. Sedangkan, ketua Panitia Pelaksana Jakarta E-Prix 2022, yakni Ahamd Sahroni pada Kamis (25/11/2021).

30 November 2021

Ada lima calon rute lintasan atau arena balapan yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta. Penetapan lokasi menunggu hasil survei tim Formula E. Lima lokasi yang sudah disurvei adalah Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta International Expo Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), dan kawasan Ancol.

22 Desember 2021

Lokasi penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E Jakarta atau Jakarta E-Prix 2022 akan digelar di Ancol, Jakarta Utara. Hal ini sesuai keputusan dan asesmen bersama Federasi E Operations dan Federation Internationale de l’Automobile. Penetapan lokasi ini setelah mereka mengunjungi dan menilai lima calon rute lintasan Jakarta E-Prix 2022.

5 Februari 2022

PT Jaya Konstruksi Manggala Permata Tbk terpilih menjadi pemenang tender untuk membangun trek sirkuit Jakarta E-Prix 2022. Proses tender ini melalui tahapan seleksi secara terbuka, dapat diakses melalui website e-procurement perseroan yang telah memenuhi prinsip pengadaan barang/jasa.

6 Maret 2022

Pembangunan lintasan untuk ajang balap Formula E di Ancol, Jakarta Utara, telah mencapai 52 persen, Minggu (6/3/2022). Pengerjaan sirkuit dimulai 3 Februari lalu dan ditargetkan selesai pada awal April 2022. Sirkuit memiliki panjang 2.400 meter dengan 18 tikungan dan panjang trek lurus 527 meter. Jakarta menggelar balapan itu pada 4 Juni 2022.

Baca juga: Sirkuit Formula-Prix 2022

KOMPAS/RIZA FATHONI

Pembangunan lintasan untuk ajang balap Formula E di Ancol, Jakarta Utara, telah mencapai 52 persen, Minggu (6/3/2022). Pengerjaan sirkuit dimulai 3 Februari lalu dan ditargetkan selesai pada awal April 2022. Sirkuit memiliki panjang 2.400 meter dengan 18 tikungan dan panjang trek lurus 527 meter. Jakarta menggelar balapan itu pada 4 Juni 2022.

KOMPAS/PRIYOMBODO

Foto udara proyek pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Pantai Karnaval Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2022). Konstruksi lintasan balap sirkuit telah rampung 100 persen. Saat ini pengerjaan difokuskan pada fasilitas pendukung, seperti tribune penonton di beberapa lokasi, jembatan penyeberangan, serta paddock.

5 April 2022

Jumlah penonton langsung balapan mobil listrik Jakarta E-Prix 2022 di Ancol, Jakarta Utara, itu disepakati 50.000 orang. Dari angka itu, 10.000 penonton di tribune, lalu ada di VIP, dan ada yang festival.

20 Mei 2022

Distribusi mobil balap listrik Formula E, akan tiba di Jakarta secara bertahap mulai Minggu (22/5/2022). Pihak penyelenggara terus mematangkan persiapan menyambut pergelaran balapan mobil listrik di Ancol, Jakarta Utara, 4 Juni 2022.

21 Mei 2022

Rangkaian kegiatan balap mobil listrik Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit digelar mulai pagi hari pukul 08.00. Seusai pembukaan, 22 pebalap Formula E yang berasal dari 11 tim ofisial akan terlebih dahulu menggelar uji coba di sirkuit Ancol. Pemegang tiket Formula E Jakarta diberi akses untuk menikmati seluruh wahana wisata Ancol. Selain itu, mereka juga  bakal disuguhi konser musik, electric village,community engagement, festival makanan yang melibatkan UMKM, dan balapan mobil Formula E. Tiket Formula E Jakarta dibanderol paling murah Rp250.000 hingga Rp10.000.000.

Referensi

Arsip Kompas
  • “Formula E: Kemajuan Teknologi Mengubah Persepi Publik”, KOMPAS, 28 Maret 2019, hal 27.
  • “Otomotif: Rio Haryanto Uji Coba Mobil Formula E”, KOMPAS, 03 Oktober 2017, hal 31.
  • “Formula E dan Polusi”, KOMPAS, 16 Juli 2019, hal 18.
  • “Formula E: Asa Manfaat Belipat sebagai Tuan Rumah”, KOMPAS, 21 September 2019, hal 18.
  • “Kilas Metro: Formula E Tunggu Izin Mensesneg”, KOMPAS, 03 Februari 2020, hal 18.
  • “Monas, Antara Revitalisasi dan Formula E”, KOMPAS, 08 Februari 2020, hal B.
  • “Formula-E Belum Mendesak”, KOMPAS, 28 Februari 2020, hal A.
  • “Dampak Covid-19: Ketua DPRD: Batalkan Formula E”, KOMPAS, 04 Maret 2020, hal 18.
  • “Formula E: Ombudsman Masih Kaji soal Penggunaan Monas”, KOMPAS, 11 Maret 2020, hal 18.
  • “Pemerintahan: Anggaran DKI untuk “Event” Rp 1,5 Triliun”, KOMPAS, 30 November 2019, hal 18.
  • “Formula E: Balapan Diizinkan di Kawasan Monas”, KOMPAS, 11 Februari 2020, hal 18.   
  • “Pemprov DKI Menunda Formula E”, KOMPAS, 12 Maret 2020, hal 17.
  • “Interpelasi Formula E Bergulir”, KOMPAS, 27 Agustus 2021, hal 12.
  • “Interpelasi Formula E Bakal Terganjal”, KOMPAS, 28 Agustus 2021, hal 12.
  • “Kilas Metro: DPRD DKI Jakarta akan Gelar Rapat Interpelasi Formula E Hari Ini”, KOMPAS, 28 September 2021, hal 12.
  • “KPK Telusuri Dugaan Korupsi Formula E”, KOMPAS, 05 November 2021, hal 12.
  • “DKI Serahkan Berkas ke KPK”, KOMPAS, 10 November 2021, hal 12.
  • “Kilas Metro: Bambang Soesatyo: Lokasi Sirkuit Formula E Paling Tepat di Ancol”, KOMPAS, 27 November 2021, hal 12.
  • “Akhir Tahun, Sirkuit Formula E Diumumkan”, KOMPAS, 30 November 2021, hal 12.
  • “Kilas Metro: Balapan Mobil Listrik Formula E di Ancol”, KOMPAS, 23 Desember 2021, hal 12.
  • “Kilas Metro: Sudah Ada Pemenang Tender Trek Formula E”, KOMPAS, 07 Februari 2022, hal 12.
  • “Foto: Pengerjaan Sirkuit Formula E Ancol”, KOMPAS, 07 Maret 2022, hal 12.
  • “Kilas Metro: Mei, 50.000 Tiket Formula E Mulai Dijual”, KOMPAS, 06 April 2022, hal 12.
  • “Mobil Balap Tiba di Jakarta Akhir Pekan”, KOMPAS, 20 Mei 2022, hal 12.
  • “Tak Cuma Soal Futuristik”, KOMPAS, 21 Mei 2022, hal 12.
error: Content is protected !!