Tokoh

Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi

Kehadiran Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wakil Menteri Pertanian semakin memperkuat Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Kader Nahdlatul Ulama ini sebelumnya dikenal sebagai intelektual muslim dan Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU).

KEMENTAN

Fakta Singkat

Nama Lengkap
Harvick Hasnul Qolbi

Lahir
Jakarta, 17 November 1974

Almamaterr
Universitas Persada Indonesia YAI

Jabatan Terkini
Wakil Menteri Pertanian 2020–2024

Nama Harvick Hasnul Qolbi tidak cukup populer dan tidak banyak informasi tentang dirinya sebelum dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri Pertanian mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Pria berdarah Minang dari Batusangkar ini adalah kader NU yang memiliki posisi penting di PBNU, yakni sebagai salah satu bendahara PBNU.

Jabatan terakhirnya sebelum ditunjuk Presiden RI menjadi Wakil Menteri Pertanian adalah Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU). Alumni Teknik Industri Universitas Persada Indonesia Jakarta ini pernah pula menjabat sebagai Ketua Presidium MPP Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda.

Bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, duet birokrat dan intelektual ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Kader NU

Harvick Hasnul Qolbi adalah kader dan salah satu pengurus aktif di PBNU. Lahir di Jakarta pada 17 November 1974, Harvick  menyelesaikan pendidikan tingkat lanjutan atas di SMA Negeri 3 Teladan Jakarta. Kemudian mengambil kuliah Teknik Industri di Universitas Persada Indonesia YAI  di Jakarta.

Harvick aktif berkiprah di Nahdlatul Ulama. Di organisasi keagamaan  ini tugas Harvick sebagai pelaksana pengembangan ekonomi warga NU. Ia juga aktif dan menjadi  Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) yang mengurusi perekonomian masyarakat NU. Dirinya dipercaya pula sebagai Bendahara PBNU.

Selain aktif di NU, Harvick pernah pula mencoba maju dalam pemilihan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Jakarta (Persija) periode 2015-2019. Kala itu ia bersaing dengan Effendi GHozali dalam pemilihan Ketua Umum Persija tahun 2015. Namun, ia memilih mundur dari pencalonan karena ingin fokus mengurus LPNU agar business center serta Badan Energi dan Pangan yang digagas NU dapat berjalan.

Karier

Kader NU yang aktif di PBNU ini memiliki peran penting di organisasi keagamaan tersebut yakni sebagai Bendahara PBNU. Di organisasi keagamaan tersebut Harvick lebih banyak berkiprah di bidang ekonomi, tugasnya antara lain sebagai pelaksana pengembangan ekonomi warga NU.

Selain itu, perannya yang tidak kalah penting adalah ia mendirikan Koperasi Amanah Sejahtera Bangsa. Harvick pernah pula menduduki jabatan puncak di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ketika ia dipercaya menjadi Ketua Presidium MPP ICMI Muda.

Di luar jabatannya di PBNU, Harvick dikenal pula sebagai salah satu intelektual muslim yang kerap memberikan dukungannya pada pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Sebelum ditunjuk sebagai Wakil Menteri Pertanian, jabatan terakhirnya adalah Bendahara PBNU. Kini ia berada di pemerintahan setelah Presiden RI Joko Widodo melantiknya menjadi Wakil Menteri Pertanian pada 23 Desember 2020.

Ia berkomitmen mendukung kebijakan program Kementerian Pertanian di bawah koordinasi Menteri Pertanian, yaitu dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Ketahanan pangan menjadi fokus utama dan harus mendapat dukungan penuh demi perkembangan pertanian Indonesia.

SEKRETARIS KABINET RI

Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi memberikan keterangan pers usai pelantikan, di Istana Negara Jakarta, Rabu (23/12/2020). Wamentan mengungkapkan, Presiden telah menyampaikan sejumlah pesan kepadanya, khususnya untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Daftar penghargaan

Penghargaan

KOMPAS.COM

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi melakukan kunjungan ke PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang berada di Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/9/2021). Kunjungan Harvick ke anak perusahaan PT Pupuk Indonesia itu bertujuan untuk meninjau persediaan sekaligus mengakselerasi penyaluran pupuk bersubsidi jelang musim tanam ke daerah yang menjadi tanggung jawab perseroan.

KOMPAS.TV

“Korporasi petani dan ketahanan pangan harus mendapat dukungan penuh demi perkembangan pertanian Indonesia,” ujar Harvick Hasnul Qolbi (28 Desember 2020)

 

Ketahanan pangan

Ketahanan pangan menjadi hal yang sangat serius di tengah pandemi Covid-19 yang tengah merebak. Hal ini menjadi tugas utama yang diamanatkan Presiden RI Joko Widodo kepada Harvick Hasnul Qolbi usai dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian. Menjaga ketahanan pangan di tengah pandemik Covid -19 menjadi hal yang sangat serius mengingat ruang gerak pertanian dan produk pertanian kemungkinan besar terganggu. Oleh karena itu rice estate dan program lainnya dapat bersinergi untuk  membantu tugas Menteri Pertanian.

Dalam menjaga ketahanan pangan, koordinasi dan sinergi antar kementerian, lembaga negara dan swasta menjadi hal penting. Menurut Wamentan Harvick, program ketahanan pangan bagai sebuah orkestrasi, dan pertanian membutuhkan kekuatan, kesesuaian, akurasi data dan proses mitigasi permasalahan serta presisi, akurat dan cepat.

Wamentan mendorong pemerintah daerah di tingkat kabupaten berani membentuk perusahaan daerah (perusda) di bidang pertanian untuk hilirisasi produk pertanian agar bisa mendapatkan nilai tambah. Selain dapat mengolah produk pertanian hingga hilir, perusda juga akan mampu menyerap tenaga kerja lokal di masa sulit ini.

Selama pandemi Covid-19 jumlah petani di Indonesia bertambah sebanyak tiga juta orang. Sebagian besar dari mereka adalah pekerja yang terkena PHK. Bertambahnya tiga juta petani ini diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian. Terlebih rata-rata mereka melek teknologi, sehingga lebih mudah menerima pengetahuan baru tentang pertanian. Salah satu dampak positif dari bertambahnya petani, selain banyak program pertanian yang digelontorkan pemerintah, mereka mampu memberikan sumbangan 16,28 persen pada APBN tahun 2020.

Meningkatnya produksi pertanian tentu sejalan dengan keinginan Presiden RI, yakni menggunakan sebanyak mungkin teknologi baru untuk menghasilkan pertanian modern. Berbekal pengalamannya, Wamentan Harvick akan menyokong cita-cita Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memberikan nilai tambah pada setiap produk pertanian.

KOMPAS.COM

Harta kekayaan

Total kekayaan Harvick tahun 2021 sebesar Rp 16,19 miliar. Jumlah kekayaan yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 25 Maret 2022 terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp 13,20 miliar yang tersebar pada 5 bidang di DKI Jakarta.

Dalam laporan itu Harvick juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 2,45 miliar yang terdiri dari lima mobil, harta bergerak lainnya Rp 260 juta, kas dan setara kas Rp 280,30 juta. Dalam laporan itu Harvick tidak memiliki hutang, sehingga total harta kekayaan tahun 2021 tercatat sebesar Rp 16,19 miliar.

Harvick tercatat telah menyampaikan laporan kekayaannya sebanyak dua kali.  Laporan berdasarkan jabatannya itu sejak menjadi Wakil Menteri Pertanian 2020 dan 2021, sebagai berikut:

Wakil Menteri

  • Laporan 31 Desember 2020, harta kekayaan sebesar Rp 12.929.804.909
  • Laporan 31 Desember 2021, harta kekayaan sebesar Rp 16.197.806.671

Referensi

Biodata

Nama

Harvick Hasnul Qolbi

Lahir

Jakarta, 17 November 1974

Jabatan

Wakil Menteri Pertanian 2020-2024

Pendidikan

  • SMA Negeri 3 Teladan, Jakarta
  • Sarjana (S1) Teknik Industri Universitas Persada Indonesia YAI

Karier

Pekerjaan:

  • Pendiri Koperasi Amanah Sejahtera Bangsa

Pemerintahan

  • Wakil Menteri Pertanian (2020-2024)

Organisasi

  • Kader NU di PBNU
  • Bendahara PBNU
  • Ketua Presidium MPP ICMI Muda
  • Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) (2015-2020)

Penghargaan

Karya

Buku

Keluarga

Istri

Anak

Sumber
Litbang Kompas

error: Content is protected !!