Tokoh

Wakil Menteri Ketengakerjaan Afriansyah Noor

Afriansyah Noor resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam reshuffle kabinet pemerintahan Presiden RI Joko Widodo pada 15 Juni 2022. Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) sejak 2019 ini mendampingi Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk membantu melakukan konsolidasi tugas-tugas di Kementerian Ketenagakerjaan.

KOMPAS.TV

Fakta Singkat

Nama Lengkap
Afriansyah Ferry Noor

Lahir
Jambi, 20 April 1972

Almamaterr
Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN)

Jabatan Terkini
Wakil Menteri Ketenagakerjaan 2022–2024

Afriansyah Noor, kader senior Partai Bulan Bintang (PBB) diangkat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Pria kelahiran Jambi, 15 Juni 1972 ini sebelumnya menjabat sebagai Sekjen PBB (2019–2024). Sebelum terjun ke dunia politik, pria yang akrab dipanggil Ferry ini pernah berkecimpung di dunia profesional dengan memegang sejumlah jabatan, di antaranya sebagai Direktur Pengamanan Aset & Penertiban DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran) pada 2005–2008.

Perjalanan karier politik Afriansyah Noor tercatat pernah empat kali menjadi calon anggota legislatif untuk DPR RI. Terakhir pada Pemilu 2019 namanya tercantum sebagai caleg dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan 1, meliputi Kota Palembang, Musi Rawas, Muratara, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Lubuk Linggau. Kini, sebagai Wamenaker Ferry akan bersinergi dengan Menaker Ida Fauziyah mewujudkan Kemenaker menjadi lebih baik.

Anak Jambi

Afriansyah Noor akrab disapa Ferry merupakan putra asal Jambi. Lahir di Jambi pada 20 April 1972, Ferry adalah putra dari pasangan Fauzi Noor dan Upik Tando asal Sumatera Barat. Masa kecil hingga remaja dihabiskannya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Dasar Negeri 5 Lubuk Linggau tahun 1984 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Lubuk Linggau tahun 1987. Ferry kemudian ke Jambi untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Jambi hingga lulus pada 1990.

Selepas SMA, Ferry merantau ke Jakarta dan melanjutkan kuliah di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) hingga lulus pada 1997. Ia melanjutkan studi program pasca-sarjana dengan mengambil bidang Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI). Pendidikan magister diselesaikannya di Jakarta hingga menyandang gelar master pada 2010.

Ferry menikahi gadis asal Semarang Lin Nurhayani. Mereka dikaruniai empat orang anak, yaitu Putri Ariska Anggraini Noor, Akmal Farhansyah Razzak, Lutfia Nur Hasna Rahmatika, dan Putra Ramzzysyah Noor Razak.

Karier

Setahun sebelum lulus kuliah Ferry telah bekerja menjadi pengawas proyek di PT Nusa Raya Cipta pada 1996. Dengan tekun, ia menapaki perjalanan karier profesionalnya yang kian meningkat.

Tahun 1998 hingga 2000 ia dipercaya memegang jabatan Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai. Empat tahun kemudian sejumlah jabatan dipercayakan padanya, yaitu menjadi Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004), sekaligus sebagai Direktur Operasional PT Kamba 9 (2004–2005), merangkap Direktur Operasional PT Georai Pratama (2005), dan Direktur Pengamanan Aset & Penertiban DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran) (2005–2008). Ferry juga didapuk menduduki jabatan Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education (2004–2005).

Perjalanan karier politik dimulai ketika Ferry bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB) besutan Yusril Ihza Mahendra. Ia berkarier di PBB sejak partai tersebut berdiri pada 1998. Ferry dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan sang Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra. Kader senior partai berlambang bulan bintang ini pernah empat kali menjadi calon anggota legilatif untuk DPR RI.

Tahun 2014 ia mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI daerah pemilihan (dapil) Jambi. Meliputi daerah Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Bungo, Tebo, Kota Jambi, Kota Sungai Penuh. Lima tahun kemudian, saat pemilu legislatif 2019, Ferry kembali mencalonkan diri sebagai caleg untuk DPR RI. Kali ini ia maju sebagai caleg nomor urut 1 dari dapil Sumatera Selatan I, meliputi Kota Palembang, Musi Rawas, Muratara, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Lubuk Linggau.

Meskipun sudah empat kali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, Ferry tidak pernah sekalipun lolos ke Senayan. Fungsionaris PBB ini pernah menduduki jabatan Ketua Bidang Politik dan Pembangunan Daerah PBB periode 2014–2019. Pada 2017, ia dipercaya menggantikan Jurhum Lantong sebagai Sekjen DPP PBB, jabatan yang kemudian diembannya kembali untuk periode 2019–2024. Ferry pernah pula menjadi Anggota Tim Kampanye Tingkat Nasional kandidat Susilo Bambang Yudhoyono – Muhammad Jusuf Kalla pada Pemilu Presiden 2004.

Ferry tidak hanya aktif berpolitik, ia juga turut berperan serta menjadi bagian dari Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten (PPSTB). Jabatannya Wakil Dewan Penasihan PPSTB. Ferry juga aktif di almamater tempatnya menyelesaikan studi sarjana. Ia dipercaya sebagai Sekjen Ikatan Alumni Institut Sains dan Teknologi Nasional (INI-ISTN) Jakarta periode 2020–2024.

Saat reshuffle kabinet pemerintahan Presiden RI Joko Widodo, politikus senior PBB ini resmi dilantik menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada 15 Juni 2022. Wamenaker merupakan jabatan baru yang ditambah Jokowi pada periode kedua pemerintahannya. Sejak 2020, posisi tersebut belum pernah diisi oleh siapa pun.

KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah, Noor melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar pada Rabu (6/7/2022). Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker mengapresiasi BBPVP Makassar yang terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai pelatihan yang diadakannya

Daftar penghargaan

Penghargaan

KOMPAS.COM

Afriansyah Noor saat menjabat Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang sedang memegang nomor urut PBB 19 sebagai peserta Pemilu 2019. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

KEMNAKER

Pekerja migran bukan hanya pahlawan devisa bagi Indonesia yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, tetapi juga merupakan duta bangsa yang memperkenalkan kekayaan wisata, budaya, dan kuliner tanah air di negara penempatan,” ujar Afriansyah Noor (28 Juni 2022)

Pekerja migran

Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus dilakukan oleh Pemerintah melalui berbagai upaya. Secara regulasi, pelindungan bagi PMI telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian Kemenaker. Kewajiban pemerintah mengelola migrasi tenaga kerja secara profesional dapat membantu pekerja migran mendapatkan akses pekerjaan yang baik dan meningkatkan perlindungan mereka ketika berada di luar negeri. Oleh karena itu Kemenaker telah mengeluarkan paradigma baru pelindungan PMI yang memposisikan pekerja migran sebagai subyek, bukan lagi obyek.

Persoalan yang dihadapi pemerintah dalam menangani PMI adalah jumlah PMI ilega lebih mendominasi dibandingkan dengan PMI yang keluar melalui jalur yang legal. Sudah banyak penyalur-penyalur non prosedural yang ditangkap dan diamankan oleh Kemenaker dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Masyarakat perlu hati-hati, dan harus memilih perusahaan penyalur PMI yang jelas dan legal.

Peran negera dalam pelindungan PMI lebih menekankan dan memberikan peran yang lebih besar kepada pemerintah, mengurangi peran swasta dalam penempatan dan pelindungan PMI. Pelindungan itu bertujuan untuk menjamin pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia sebagai warga negara dan perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial PMI dan keluarganya.

Pemerintah tidak memobilisasi calon PMI untuk bekerja ke luar negeri, tetapi pemerintah wajib memfasilitasi proses bekerja ke luar negeri dengan penyederhanaan dan kemudahan layanan. Selain itu, setiap calon PMI wajib memiliki kompetensi sesuai jabatan yang akan didudukinya, dan pekerja migran tidak dapat dibebani biaya penempatan.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan dari para calon PMI, Kemenaker terus berupaya untuk mengurangi gerak para penyalur ilegal tersebut. Sistem yang diterapkan yakni one channel system. Langkah itu sebagai upaya memperkecil kelompok atau sponsor yang menyalurkan PMI. Bagi PMI prosedural semua aman karena termonitor oleh Kemenaker, sehingga keamanan terjamin, daerah tujuan jelas, majikannya siapa semua terdata.

Kemenaker terus berupaya meminimalisir persebaran mafia pengiriman PMI. Caranya yakni dengan memperkuat kerja sama. Tidak hanya dengan institusi di dalam negeri, tetapi juga dengan negara tujuan, seperti Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Arab Saudi, Hongkong, Uni Emirat Arab yang diminati para PMI.

Biodata

Nama

Afriansyah Ferry Noor

Lahir

Jambi, 20 April 1972

Jabatan

Wakil Menteri Ketenagakerjaan 2022–2024

Pendidikan

  • SD Negeri 5 Lubuk Linggau (1984)
  • SMP Negeri 3 Lubuk Linggau (1987)
  • SMA Negeri 4 Jambi (1990)
  • Sarjana (S1) Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), Jakarta (1997)
  • Sarjana (S2) Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) (2010)

Karier

Pekerjaan:

  • Pengawas proyek PT Nusa Raya Cipta (1996)
  • Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai (1998–2000)
  • Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004)
  • Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education (2004–2005)
  • Direktur Operasional PT Kamba 9 (2004–2005)
  • Direktur Operasional PT Georai Pratama (2005)
  • Direktur Pengamanan Aset & Penertiban DP3KK (Badan Pengelola Komplek Kemayoran (2005–2008)

Pemerintahan

  • Wakil Menteri Ketenagakerjaan (15 Juni 2022–2024)

Organisasi

  • Anggota Partai Bulan Bintang (sejak 1998)
  • Ketua Bidang Politik dan Pembangunan Daerah PBB (2014–2019)
  • Sekjen Partai Bulan Bintang (2019–2024)
  • Ketua Brigade Hizbullah

Penghargaan

Karya

Buku

Keluarga

Istri

Lin Nurhayani

Anak

  • Putri Ariska Anggraini Noor
  • Akmal Farhansyah Razzak
  • Lutfia Nur Hasna Rahmatika
  • Putra Ramzzysyah Noor Razak

Sumber
Litbang Kompas

error: Content is protected !!