Tokoh

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono

Dante Saksono Harbuwono merupakan pakar diabetes molukuler yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Kesehatan sejak Desember 2020. Sebelumnya, Dante menjabat Komisaris PT Pertamina Bina Medika IHC dan pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Fakta Singkat

Nama Lengkap
dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D.

Lahir
Temanggung, Jawa Tengah, 23 Maret 1973

Almamaterr
Universitas Indonesia
University of Yamanashi, Jepang

Jabatan Terkini
Wakil Menteri Kesehatan 2020–2024

Dante Saksono Harbuwono ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Kesehatan, mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjalankan tugas di Kementerian Kesehatan. Penunjukan Dante dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 76/M 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan wakil menteri.

Pakar diabetes molokuler dan salah satu tim dokter kepresidenan Indonesia ini dilantik Presiden Jokowi pada 23 Desember 2020. Sebelum didapuk menjadi wakil menteri, Dante sehari-hari membuka praktik di RS Metropolitan Medical Centre dan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.

Selain berkecimpung di dunia kedokteran, Dante juga aktif sebagai akademisi. Ia menjadi staf pengajar untuk program sarjana dan pascasarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Selain itu, ia juga aktif di Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.

Ahli diabetes

Pria yang lahir di Temanggung pada 23 Maret 1973 ini merupakan putra dari R. Suprapto dan Sunarsih. Dante menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SD Negeri Tangerang II pada 1984, kemudian melanjutkannya di SMP Negeri Tangerang II dan lulus tiga tahun kemudian. Dante lantas melanjutkan ke SMA Negeri 1 Tangerang dan lulus pada 1991. Ia kemudian kuliah kedokteran di Fakultas kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan lulus pada 1997.

Setelah itu, Dante mendapatkan proyek tugas daerah dari Yayasan Habibie dan melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam di FKUI dan lulus pada 2004.  Setelah lulus dari Pendidikan spesialis, dia bergabung dalam Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.

Setahun berselang, ia dikirim ke Jepang untuk mengambil gelar Ph.D. di Universitas Yamanashi. Ia menyelesaikan program Ph.D. di kampus tersebut selama waktu tiga tahun dan menyendang gelar doktor dari kampus tersebut pada 2008. Dante kemudian kembali ke Indonesia dan menjadi ahli diabetes molekuler pertama di Indonesia. Dante lalu melanjutkan pendidikan sub spesialis dan menjadi konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes di FKUI.

Ketertarikan Dante mendalami ilmu penyakit dalam khususnya diabetes dan endokrin adalah karena panggilan emosional. Menurutnya, di Indonesia molekular diabetes merupakan ilmu yang tergolong langka dan diabetes merupakan masalah pandemik di Indonesia. Selain itu, ia punya hubungan emosional dengan penyakit diabetes karena ibunya menderita penyakit tersebut dan ia menyandang resiko diabetes secara genetik.

Dalam kehidupan pribadi, dokter yang menyukai bidang fotografi ini memiliki dua orang anak dari pernikahannya dengan Mutiara Yasmin. Dua anak Dante adalah Nicolette Adhaneiss Xaviera Dante dan Naveen Xavier Dante.

Karier

Setelah mengantongi profesi dokter dari Fakultas Kedokteran di Universitas Indonesia, Dante berkiprah di Yayasan Habibie dan kemudian melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam di FKUI.

Seusai pendidikan spesialis di ilmu penyakit dalam tahun 2004, ia tergabung dalam Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Tahun 2005, ia dikirim ke Jepang untuk mengambil gelar Ph.D. di Universitas Yamanashi. Setelah menyelesaikan program doktoral ia kembali ke Indonesia dan menjadi ahli diabetes molekuler pertama di Indonesia. Ia selanjutnya menjadi konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dalam perjalanan kariernya, Dante tercatat pernah bertugas sebagai anggota Tim Dokter Kepresidenan Republik Indonesia, Ketua Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI–Rumah Sakit Pusat Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Dokter dengan keahlian metabolik endokrin ini juga memangku jabatan sebagai staf pengajar FKUI untuk jenjang S1, S2, dan S3. Selain itu, Dante juga tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), dan Kolegium Persatuan endokrinologi Indonesia (PERKENI).

Dante juga terlibat secara aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dengan menjadi Sekjen Himpunan Studi Obesitas Indonesia (Hisobi) dan Komnas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dante juga membuka praktik di RS MMC (Metropolitan Medical Centre), Jakarta dan RS mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta. Ia juga menjabat Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

Selain itu, Dante juga tercatat  sebagai ketua klaster metabolic, vascular, and aging research center Indonesian Medical Education and Research Institute FKUI (IMERI FKUI) dan tercatat sebagai Komisaris PT Pertamina Bina Medika IHC, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang industri jasa layanan kesehatan.

Presiden Joko Widodo lantas menunjuk dan melantik Dante sebagai Wakil Menteri Kesehatan di Istana Negara pada 23 Desember 2020. Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 76/M 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan wakil Menteri. Selanjutnya, Dante bakal mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menjalankan tugas di Kementerian Kesehatan.

Usai pelantikan, Dante mengungkapkan ada beberapa hal penting mengenai tugas yang kini diembannya pada masa pandemi COVID-19. Pertama, Jokowi menyampaikan kepada Dante agar penyerapan anggaran Kementerian Kesehatan harus dipercepat. Tugas berikutnya yakni proses vaksinasi COVID-19 berjalan lancar.  Dalam mengerjakan dua tugas penting tersebut, Dante mengatakan Kementerian Kesehatan bakal melakukan sinergi dengan pihak lain dengan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

SEKRETARARIAT KABINET RI

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono saat pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Daftar Penghargaan

  • Tajima Awards, Epidemiology of Diabetes, Jepang (2008)
  • IDF/WPR Asia-Pacific, Diabetes Epidemiology & Education, IDF/WPR Asia Pacific (2008)
  • Takeda Science Foundation Awards (2013)
  • Piagam Penghargaan Periset FKUI Potensial berdasarkan Jumlah artikel di SCOPUS tahun (2013)
  • Piagam Penghargaan Periset FKUI Potensial berdasarkan Akumulasi Impact Factor Jurnal tahun (2013)

Penghargaan

Pria yang ahli di bidang Molecular Diabetes, ini meraih penghargaan dari Negeri Sakura, tempat ia mengambil gelar Ph.D.. Ia meraih Tajima Awards dari Epidemiologi Diabetes Japan, dan Takeda Science Foundation Awards dari Takeda Japan pada tahun 2013.

Selain itu, ia juga meraih IDF/WPR Asia-Pacific, Diabetes Epidemiology & Education, IDF/WPR Asia Pacific (2008),  Piagam Penghargaan Periset FKUI Potensial berdasarkan Jumlah artikel di SCOPUS tahun (2013), dan Piagam Penghargaan Periset FKUI Potensial berdasarkan Akumulasi Impact Factor Jurnal tahun (2013).

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjadi pembicara pada Pertemuan Health Working Group (HWG) G20 kedua yang dilaksanakan di Lombok, pada 6 – 8 Juni 2022. Pada kegiatan Side Event Meeting yang dilaksanakan pada 8 Juni 2022 dengan mengangkat konsep One Health, Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan One Health menjadi salah satu upaya mencegah terjadinya outbreak di masa mendatang.

KOMPAS.COM

“Indonesia memasuki masa pandemi terkendali. Penyebaran Covid-19 konsisten ada, tetapi penularan ada pada level tak mendisrupsi kehidupan warga serta dapat diprediksi dan stabil. Beberapa tahap harus kita lewati untuk jadi endemi. Dari pandemi akan masuk fase deselerasi, terkendali, eliminasi, dan eradikasi,” ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR di Jakarta (23/5/2022)

Transformasi Digital Kesehatan

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono menjelaskan pola digitalisasi yang tadinya berupa pelaporan menjadi berupa pelayanan. Ia mengatakan model-model digital yang tadinya digunakan hanya untuk melaporkan kejadian-kejadian dan pencatatan-pencatatan kesehatan harus menjadi bagian dari pelayanan yang bisa mengikutsertakan masyarakat, salah satu di antaranya yang sudah terwujud adalah aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Wamenkes Dante, PeduliLindungi ini membuat transformasi kesehatan yang tadinya berbasis untuk pelaporan menjadi layanan masyarakat. Kemudian, transformasi kesehatan di bidang digital dan teknologi itu merupakan platform yang harus bisa diakses dan dapat digunakan datanya oleh semua stakeholders, baik yang berkecimpung di bidang kesehatan maupun di luar Kesehatan.

Selain itu, aplikasi itu juga bisa diakses oleh universitas, perusahaan farmasi, publik, media, dan berbagai macam elemen masyarakat sehingga tidak eksklusif hanya merupakan milik Kementerian Kesehatan tetapi dapat diakses sebagai bagian dari sumber data yang sahih yang dimiliki oleh publik.

Kemudian, menurut Dante, transformasi digital juga bisa menjaga keselamatan pasien secepat-cepatnya, mengontrol prosedur kesehatan untuk pasien, dan bisa mempengaruhi pembiayaan yang lebih murah baik bagi penyedia layanan maupun bagi pasien. Tidak kalah penting transformasi digital kesehatan ini juga transformasi untuk meningkatkan preventif dan promotif.

TRIBUNNEWS.COM

Harta kekayaan

Total kekayaan Dante Saksono tahun 2020 sebesar Rp28,22 miliar. Jumlah kekayaan yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 15 Februari 2021 terdiri dari harta tanah dan bangunan senilai Rp24,5 miliar yang tersebar pada 3 bidang Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.

Dalam laporan itu Dante juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp4,4 miliar yang terdiri dari empat mobil (sedan Mini Cooper, Jeep Wrengler, Toyota Alphar, dan Sedan Mercedes Benz), serta satu motor Harley Davidson. Selain itu, ia juga mencatatkan harta bergerak lainnya Rp1,5 miliar, kas dan setara kas Rp6,55 miliar. Dalam laporan itu Dante juga menuliskan utang sebesar Rp8,76 miliar, sehingga total harta kekayaan tahun 2020 tercatat sebesar Rp28,22 miliar.

Referensi

Arsip Kompas

“Jadikan Energi Baru Pemacu Kinerja Kabinet”. Kompas, 24 Dec 2020, halaman: 01

“Pandemi Belum Berakhir”. Kompas, 24 May 2022, halaman: 15

Situs Web

https://www.kemkes.go.id/

Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2024 Diluncurkan, Fokus ke Pelayanan Kesehatan bukan Pelaporan untuk Pejabat

https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/23/120300765/profil-dante-saksono-harbuwono-yang-ditunjuk-jokowi-jadi-wakil-menteri?page=all

https://nasional.kontan.co.id/news/jejak-rekam-pendidikan-dan-karier-dante-saksono-harbuwono-wakil-menteri-kesehatan

Biodata

Nama

dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD

Lahir

Temanggung, Jawa Tengah, 23 Maret 1973

Jabatan

Wakil Menteri Kesehatan 2020-2024

Pendidikan

  • SD Negeri Tangerang II (1985)
  • SMP Negeri Tangerang II (1988)
  • SMA Negeri 1 Tangerang (1991).
  • S1, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) (1997)
  • S2, Spesialis Penyakit Dalam FKUI (2004)
  • S3, University of Yamanashi, Jepang, (2008)

Karier

  • Dokter Kepresidenan Republik Indonesia
  • Dokter spesialis di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta
  • Dokter di RS MMC (Metropolitan Medical Centre), Jakarta
  • Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2009-sekarang)
  • Ketua Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI)
  • Asisten Ahli Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2012 – 2014)
  • Lektor Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2014 – 2018)
  • Lektor Kepala Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2018 – sekarang)
  • Dewan Komisaris PT Pertamina Bina Medika IHC (2020)
  • Wakil Menteri Kesehatan RI (2020-2024)

Organisasi

  • Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI)
  • Persatuan Endokrinologi Indonesia (Kolegium Perkeni)
  • Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
  • Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI)
  • Sekjen Himpunan Studi Obesitas Indonesia (Hisobi)
  • Komnas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
  • Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

Penghargaan

  • Tajima Awards, Epidemiology of Diabetes, Jepang (2008)
  • IDF/WPR Asia-Pacific, Diabetes Epidemiology & Education, IDF/WPR Asia Pacific (2008)
  • Takeda Science Foundation Awards (2013)
  • Piagam Penghargaan Periset FKUI Potensial berdasarkan Jumlah artikel di SCOPUS tahun (2013)
  • Piagam Penghargaan Periset FKUI Potensial berdasarkan Akumulasi Impact Factor Jurnal tahun (2013)

Karya

Buku

Keluarga

Istri

Mutiara Yasmin

Anak

  • Nicolette Adhaneiss Xaviera Dante
  • Naveen Xavier Dante

Sumber
Litbang Kompas

error: Content is protected !!